• Latest
  • All
  • Artikel
  • Politik
  • Pendidikan
  • Hukum

Makna Berkurban di Tanah Sepucuk Jambi Sembilan Lurah

07/06/2025

Pemkot Jambi Usulkan Formasi CPNS 2026, Tunggu Persetujuan Pemerintah Pusat

08/04/2026

Puluhan ASN di Batang Hari Terjaring Razia Satpol PP Saat Jam Kerja

08/04/2026

Dua Gerai KDKMP di Batang Hari Rampung, Siap Beroperasi

08/04/2026

Hutama Karya Catat 587 Ribu Kendaraan Melintas di JTTS Selama Libur Paskah 2026

08/04/2026

Terima Peneliti dari Slovenia, Maulana Pacu Pembangunan Kota Jambi Berbasis Riset

08/04/2026

Kucurkan Rp1,5 Miliar, Maulana Perkuat Pramuka dan KORMI untuk Genjot Karakter Pemuda dan Ekonomi

07/04/2026

Wawako Diza Resmikan Genzhi Cafe, Dorong Pertumbuhan Investasi dan Lapangan Kerja di Kota Jambi

04/04/2026
Wali Kota Jambi dan Wakil Wali Kota Jambi saat meresmikan Wisata Kuliner Kota Tua pada Jumat, (3/4/2026). [Dok.Tajom.id]

Maulana Resmikan Wisata Kuliner Kota Tua, Ratusan Warga Tumpah Ruah di Pasar Jambi

04/04/2026

Top! Besok Wali Kota Jambi Maulana Akan Sulap Kota Tua Jadi Wisata Kuliner

03/04/2026

Dampingi Reses Ketua DPRD Kota Jambi, Wako Maulana Bagikan 400 Paket Sembako Kepada Warga

01/04/2026
Tajom.id
No Result
View All Result
  • NASIONAL
  • DAERAH
  • PEMERINTAHAN
  • PENDIDIKAN
  • HUKUM
  • EKONOMI
  • POLITIK
  • OLAHRAGA
  • PERISTIWA
  • OPINI
  • ARTIKEL
Tajom.id
No Result
View All Result
  • NASIONAL
  • DAERAH
  • PEMERINTAHAN
  • PENDIDIKAN
  • HUKUM
  • EKONOMI
  • POLITIK
  • OLAHRAGA
  • PERISTIWA
  • OPINI
  • ARTIKEL
Home Opini

Makna Berkurban di Tanah Sepucuk Jambi Sembilan Lurah

by Tim Redaksi
10 bulan ago
in Opini
0

TAJOM.ID, JAMBI – Idul Adha kembali menyapa umat Islam di seluruh dunia. Takbir menggema dari dusun hingga kota, mengisi langit Tanah Sepucuk Jambi Sembilan Lurah. Namun, semangat berkurban di daerah ini tidak hanya dimaknai sebagai penyembelihan hewan semata, melainkan sebagai perwujudan nilai-nilai spiritual, sosial, dan kemanusiaan yang hidup dalam budaya masyarakat.

Tradisi kurban yang diwariskan dari Nabi Ibrahim dan Nabi Ismail merupakan simbol ketaatan dan keikhlasan kepada Allah SWT. Nilai ini tercermin dalam kehidupan masyarakat Jambi, yang menunjukkan semangat gotong royong mulai dari penggalangan dana, pengadaan hewan kurban, hingga pembagian daging secara merata kepada mereka yang berhak.

Kurban sebagai Perekat Sosial

Di desa, dusun, kelurahan, dan berbagai pelosok Jambi, masih banyak keluarga yang jarang menikmati daging. Maka, setiap momen Idul Adha menjadi saat yang dinanti karena mampu menghapus sekat antara yang berkecukupan dan yang kekurangan. Kurban hadir sebagai jembatan sosial, mempererat persaudaraan antarwarga, serta menjadi simbol cinta dan empati kepada sesama.

Lebih dari itu, kurban mengajarkan pengorbanan ego dan kerakusan. Di tengah budaya masyarakat Jambi yang ramah dan bersahaja, kurban menjadi pengingat bahwa hidup bukan semata mengejar materi, melainkan juga tentang berbagi, bersyukur, dan peduli terhadap sesama.

Kepemimpinan yang Ikhlas dan Berkorban

Di tengah geliat pembangunan Provinsi Jambi, semangat kurban dapat dijadikan inspirasi untuk meningkatkan etos kerja dan kepedulian sosial. Seorang pemimpin yang baik adalah ia yang rela berkorban demi kepentingan rakyat. Pejabat yang berjiwa kurban adalah mereka yang menomorsatukan pelayanan publik ketimbang kenyamanan pribadi. Sementara itu, rakyat yang berkurban adalah mereka yang sabar, tangguh, dan tetap bersyukur meski dalam keterbatasan.

Langkah Strategis Pemprov Jambi

Pemerintah Provinsi Jambi mengambil peran aktif dalam mendukung pelaksanaan ibadah kurban tahun 2025. Salah satunya adalah pembentukan tim pengawas pemotongan hewan kurban di setiap kabupaten/kota untuk memastikan aspek kesehatan hewan dan mencegah penyebaran penyakit, terutama Penyakit Mulut dan Kuku (PMK). Sebanyak 17.400 dosis vaksin PMK telah didistribusikan sebagai langkah antisipatif. Pemeriksaan kesehatan hewan sebelum disembelih (antemortem) juga dilakukan dua pekan menjelang Idul Adha.

Tahun ini, Presiden RI H. Prabowo Subianto memberikan bantuan 12 ekor sapi kurban jenis Brahman Cross (BX) kepada masyarakat di 11 kabupaten/kota di Provinsi Jambi. Sapi-sapi tersebut berasal dari peternak lokal, sebagai bentuk dukungan terhadap sektor peternakan daerah.

Gubernur Jambi, Dr. H. Al Haris, juga turut menyumbangkan dua ekor sapi yang disembelih di rumah dinasnya dan didistribusikan kepada masyarakat sekitar. Selain itu, beliau juga berperan dalam menyalurkan sapi bantuan dari Presiden kepada masyarakat di 11 kabupaten/kota, termasuk satu ekor sapi untuk tingkat provinsi. Sapi-sapi tersebut memiliki bobot antara 800 kg hingga 1,035 ton.

Kaitan Strategis dengan RPJMD Provinsi Jambi

Keterlibatan Pemprov Jambi dalam pelaksanaan ibadah kurban juga erat kaitannya dengan arah kebijakan pembangunan daerah dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Provinsi Jambi 2025–2029. Beberapa poin strategis antara lain:

Ketahanan Pangan dan Penguatan Ekonomi Lokal

Pemerintah mendorong penggunaan hewan kurban dari peternak lokal. Ini selaras dengan program kemandirian pangan dan penguatan ekonomi masyarakat yang tercantum dalam RPJMD.

Fungsi Sosial dan Keagamaan

Kegiatan kurban menjadi sarana penguatan solidaritas sosial, redistribusi gizi, dan pengurangan ketimpangan. Hal ini sejalan dengan peningkatan indeks pembangunan manusia (IPM) yang juga menjadi target RPJMD.

Sinergi Pemerintah Pusat dan Daerah

Penyaluran bantuan hewan kurban dari Presiden melalui Gubernur menunjukkan tata kelola pemerintahan yang kolaboratif, sebagaimana diamanatkan dalam perencanaan pembangunan daerah.

Partisipasi ASN dan Masyarakat

Keterlibatan aparatur sipil negara dalam pengadaan kurban mencerminkan nilai integritas, gotong royong, dan tanggung jawab sosial yang perlu terus diperkuat.

Makna Mendalam Ibadah Kurban

Lebih dari sekadar ritual keagamaan, kurban menyimpan pesan spiritual, psikologis, dan sosiologis. Ia mengajarkan manusia untuk menyembelih sifat buruk dalam diri seperti kesombongan, ketamakan, dan cinta dunia yang berlebihan. Dalam budaya masyarakat Jambi yang menjunjung tinggi adat dan agama, kurban menjadi momen introspeksi untuk hidup lebih bersih hati dan bermakna.

Semangat kurban juga tercermin dalam kehidupan sehari-hari masyarakat Jambi: dari petani yang bersusah payah di sawah, hingga warga yang gotong royong memperbaiki jalan desa dan mendirikan surau. Semua bentuk pengorbanan itu bermuara pada satu nilai utama: kebersamaan.

Penutup

Kurban mengajarkan bahwa dalam setiap rezeki kita, ada hak orang lain. Semangat berbagi melalui ibadah kurban harus menjadi motivasi untuk membangun Jambi yang lebih adil, inklusif, dan harmonis. Ketika semua lapisan masyarakat—dari pejabat hingga rakyat biasa—merasakan kebahagiaan yang sama, kita sedang membangun pondasi keadilan sosial yang sesungguhnya.

Idul Adha bukan sekadar ritual tahunan, melainkan ajakan untuk menyucikan niat, memperkuat persatuan, dan memperluas manfaat. Semoga semangat berkurban terus tumbuh dalam jiwa masyarakat Jambi dan menjadi bekal untuk masa depan yang lebih sejahtera.(*)

PENULIS: Fahmi Rasyid

Sekretaris Pusdiklat LAM Provinsi Jambi

Tags: 1446HBerkurbanIdhul Adha
Share198Tweet124SendScan
Previous Post

PM Kanada Undang Presiden Prabowo Hadiri KTT G7 2025 di Alberta

Next Post

UNJA Gelar Pemotongan Hewan Kurban di Hari Raya Idul Adha 1446 H

Related Posts

Pemkab Toba Terima Hewan Qurban dari Gubernur Sumut dan Presiden RI

by Tim Redaksi
09/06/2025
0

TAJOM.ID, KABUPATEN TOBA - Pemerintah Kabupaten Toba menerima bantuan hewan qurban berupa dua ekor lembu, dari Gubernur Sumatera Utara dan...

DPW PAN Jambi Sembelih 6 Ekor Sapi dalam Perayaan Idul Adha 1446 H

by Tim Redaksi
09/06/2025
0

TAJOM.ID, JAMBI - Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai Amanat Nasional (PAN) Provinsi Jambi menyelenggarakan pemotongan hewan kurban sebanyak enam ekor...

Iduladha 1446 H, Cek Endra dan Partai Golkar Jambi Bagikan Daging Kurban kepada Masyarakat

by Tim Redaksi
08/06/2025
0

TAJOM.ID, JAMBI - Dalam semangat Iduladha 1446 H, Ketua DPD Partai Golkar Provinsi Jambi, H. Cek Endra, membagikan daging kurban...

Next Post

UNJA Gelar Pemotongan Hewan Kurban di Hari Raya Idul Adha 1446 H

Faperta UNJA Selenggarakan Pemotongan Hewan Kurban dalam Rangka Idul Adha 1446 H

Iduladha 1446 H, Cek Endra dan Partai Golkar Jambi Bagikan Daging Kurban kepada Masyarakat

Polresta Jambi Dukung Presisi Merdeka Run 2025 Sambut HUT RI ke-80

Kapolda Jambi: Perang Terhadap Narkoba Harus Libatkan Seluruh Elemen Masyarakat

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

Selamat Hari Raya Idul Fitri 1447 H

https://tajom.id/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260323-WA0019.mp4

Arsip

Tajom.id

Copyright © 2025 Tajom.id

  • Beranda
  • Kode Etik
  • Redaksi
  • Pedoman
  • Tentang Kami
  • Perlindungan

Ikuti Kami

No Result
View All Result
  • NASIONAL
  • DAERAH
  • PEMERINTAHAN
  • PENDIDIKAN
  • HUKUM
  • EKONOMI
  • POLITIK
  • OLAHRAGA
  • PERISTIWA
  • OPINI
  • ARTIKEL

Copyright © 2025 Tajom.id