TAJOM.ID, JAKARTA – Habitat for Humanity Indonesia kembali menyelenggarakan program tahunan CEO Build, kali ini dengan tema “Board Room Leaders, Community Builders”. Acara ini menjadi forum bagi para pemimpin korporasi untuk terlibat langsung dalam upaya menghadirkan rumah layak huni serta memberikan dampak nyata di masyarakat.
Dilansir dari Warta Ekonomi.co.id,Program CEO Build pertama kali diluncurkan pada tahun 2015. Di mulai itu, 82 unit rumah layak huni telah berhasil dibangun melalui partisipasi pimpinan berbagai perusahaan.
Menurut Direktur Nasional Habitat for Humanity Indonesia, Handoko Ngadiman, inisiatif ini menunjukkan komitmen jangka panjang lembaga dalam mengatasi backlog perumahan nasional, yang saat ini mencapai 9,9 juta unit.
Handoko menyatakan bahwa target pembangunan 3 juta rumah layak huni tidak dapat dicapai oleh pemerintah secara tunggal. Melalui kolaborasi lintas sektor pemerintah, masyarakat sipil, sektor swasta, dan lembaga nonprofit diharapkan keberhasilan program dapat diraih.
“Target 3 juta rumah layak huni tidak bisa dicapai oleh pemerintah saja. Dibutuhkan kolaborasi antara masyarakat, sektor swasta, dan lembaga non-profit. Kami mengajak semua pihak untuk bersama-sama membangun masa depan yang lebih baik bagi keluarga‑keluarga di Indonesia,” tutur Handoko.
Lebih lanjut, ia menyatakan kesiapan Habitat Indonesia membuka peluang kemitraan dengan berbagai pihak untuk memperluas jangkauan program, serta mendorong terciptanya hunian yang layak, aman, dan bermartabat bagi jutaan keluarga.
Tahun ini, kegiatan CEO Build digelar di Desa Kadumanggu, Kecamatan Babakan Madang, Kabupaten Bogor. Di desa ini, terdapat sekitar 82 keluarga yang masih tinggal di rumah tidak layak huni.
Dipimpin oleh Edwin Soeryadjaya, acara diikuti oleh 58 Chief Executive Officer dari perusahaan-perusahaan besar serta institusi pendidikan terkemuka. Bersama-sama, mereka membangun lima rumah baru, dari total 38 unit rumah layak huni yang berhasil dikumpulkan melalui penggalangan dana dari perusahaan dan individu.
Sejak program dimulai di Kadumanggu, total 1.061 rumah telah berhasil dibangun atau ditingkatkan kualitasnya oleh Habitat Indonesia, selaras dengan tujuan SDGs nomor 11, yakni menciptakan kota dan permukiman inklusif, aman, tangguh, dan berkelanjutan.
Mayoritas penerima manfaat adalah wanita kepala rumah tangga, penyandang disabilitas, dan buruh harian lepas, yang umumnya mengalami keterbatasan ekonomi dan kesulitan memperbaiki atau membangun sendiri hunian yang layak.
Gita Tiffani Boer, Direktur PT Astra International Tbk, menyatakan dirinya sangat antusias dapat terlibat langsung dalam kegiatan ini bersama tim ASTRA. Ini bukan hanya tentang membangun rumah, tetapi juga tentang menghadirkan harapan baru bagi keluarga penerima manfaat.
Sandiaga Uno, Co‑Founder PT Saratoga Investama Sedaya Tbk, menambahkan setelah lima tahun, Ia senang bisa kembali berpartisipasi.
“Saya percaya, membangun rumah layak huni adalah bagian dari tanggung jawab kolektif kita sebagai warga negara untuk meningkatkan kesejahteraan saudara‑saudara kita,”ujarnya.
Edwin Soeryadjaya, sebagai Pemimpin CEO Build 2025 dan Presiden Komisaris PT Saratoga Investama Sedaya Tbk, berharap acara ini dapat menjadi sumber inspirasi lebih luas:
“Saya senang melihat semangat dan komitmen para CEO dalam mendukung visi Habitat Indonesia. Kita hidup berdampingan di dunia ini, dan sudah seharusnya saling membantu,” katanya.
Kegiatan ini selaras dengan Sustainable Development Goals (SDGs) poin 11, yakni membangun permukiman yang inklusif, aman, tangguh, dan berkelanjutan. Selain itu, aksi ini juga menjadi realisasi tanggung jawab sosial korporasi (CSR) dalam bentuk yang nyata dan berdampak langsung bagi kelompok rentan.
Habitat Indonesia berencana membuka peluang kolaborasi lebih luas, dengan menggandeng berbagai pemangku kepentingan, mulai dari korporasi, pemerintah daerah, hingga komunitas setempat. Targetnya: memperluas cakupan program dan mendorong pemerataan akses hunian layak bagi keluarga prasejahtera di berbagai daerah. (*)








![Wali Kota Jambi dan Wakil Wali Kota Jambi saat meresmikan Wisata Kuliner Kota Tua pada Jumat, (3/4/2026). [Dok.Tajom.id]](https://tajom.id/wp-content/uploads/2026/04/IMG_20260403_204901_073-75x75.jpg)









