• Latest
  • All
  • Artikel
  • Politik
  • Pendidikan
  • Hukum

Rusak Lingkungan, GMKI Jambi Tolak Tambang Nikel di Raja Ampat

11/06/2025

PANRB Rilis Nilai RB 2025, Kota Jambi Tertinggi di Provinsi Jambi

19/05/2026

Wali Kota Maulana Serahkan Rp102 Juta Bantuan untuk Korban Kebakaran dan Musibah di Kota Jambi

19/05/2026

Wali Kota Maulana Tutup TPS Pinggir Jalan di Kota Jambi, OPBM Jadi Solusi Jemput Sampah dari Rumah

16/05/2026

IHCS Jambi Soroti FPKM 20 Persen di Perkebunan Sawit: Sudah Berkeadilan atau Sekadar Formalitas

16/05/2026

Wawako Diza Lepas 288 Jamaah Calon Haji Kloter 20 Kota Jambi ke Tanah Suci

15/05/2026

Touring Ngasab Keliling Jambi, Padukan Performa Unggulan Honda PCX dan Gaya Hidup Sehat Lewat Padel

11/05/2026

Wali Kota Jambi Maulana Lepas Satgas Tanggap Bahagia, Pelanggar Perda Sampah dan PKL Akan Ditindak

11/05/2026

Debat Perdana Munas XVIII HIPMI, Wali Kota Maulana : Penting Guna Membangun Karakter Pengusaha Muda Kota Jambi

11/05/2026

Wawako Diza Sambut Hangat Para Calon Ketua Umum BPP HIPMI

11/05/2026

Danrem 042/Gapu Silaturahmi ke Kantor Bupati Kerinci, Perkuat Sinergi Program Strategis dan Stabilitas Wilayah

11/05/2026
Tajom.id
No Result
View All Result
  • NASIONAL
  • DAERAH
  • PEMERINTAHAN
  • PENDIDIKAN
  • HUKUM
  • EKONOMI
  • POLITIK
  • OLAHRAGA
  • PERISTIWA
  • OPINI
  • ARTIKEL
Tajom.id
No Result
View All Result
  • NASIONAL
  • DAERAH
  • PEMERINTAHAN
  • PENDIDIKAN
  • HUKUM
  • EKONOMI
  • POLITIK
  • OLAHRAGA
  • PERISTIWA
  • OPINI
  • ARTIKEL
Home Daerah

Rusak Lingkungan, GMKI Jambi Tolak Tambang Nikel di Raja Ampat

by Redaksi
11/06/2025
in Daerah
0

TAJOM.ID, JAMBI – Raja Ampat merupakan salah satu kawasan konservasi laut terpenting di dunia. Keindahan alamnya, keanekaragaman hayatinya, serta kearifan lokal masyarakat adatnya menjadikan wilayah ini sebagai simbol kelestarian ciptaan Tuhan.

Kepala Bidang Aksi dan Pelayanan GMKI Cabang Jambi mengatakan  dalam waktu belakangan ini, kawasan ini menghadapi ancaman serius.

“Kerusakan ekologis akibat ekspansi industri ekstraktif, khususnya pertambangan nikel yang telah dan sedang merambah wilayah sensitif Raja Ampat,” ujarnya.

Dia mengatakan organisasi yang dipimpinnya menaruh perhatian besar terhadap isu lingkungan, kemanusiaan, dan keadilan sosial.

“Maka dari itu, kami mengecam keras segala bentuk aktivitas pertambangan yang mencemari Raja Ampat, serta menyerukan penghentian kerusakan ekologis yang terus berlangsung di tanah Papua,” tegasnya

Lebih lanjut, Alfredo Sekfung Masyarakat mengatakan  Kecaman GMKI Cabang Jambi terhadap Tambang Nikel di Raja Ampat:

1. GMKI Cabang Jambi menyatakan bahwa kehadiran tambang nikel di Raja Ampat adalah bentuk kejahatan ekologis yang nyata.

2. Aktivitas tersebut mengancam terumbu karang, laut, dan hutan Raja Ampat, yang merupakan pusat biodiversitas dunia.

3. Merusak sumber penghidupan masyarakat lokal yang bergantung pada laut dan alam;

 

4. Melanggar hak-hak masyarakat adat Papua, karena banyak proyek tambang dilakukan tanpa persetujuan bebas dan didahului (FPIC).

“Dengan ini, GMKI Cabang Jambi mengecam keras aktivitas pertambangan nikel di Raja Ampat dan mendesak pemerintah untuk segera mencabut izin-izin tambang yang berada di kawasan konservasi maupun wilayah adat,” tegas Alfredo.

GMKI Cabang Jambi menolak narasi keliru yang menyebut Papua sebagai “tanah kosong.” Narasi ini adalah bentuk kekerasan struktural terhadap masyarakat adat dan budaya lokal. Sebaliknya, kami menegaskan:

1. Papua adalah tanah kehidupan

2. Raja Ampat adalah rumah bagi manusia dan alam yang hidup berdampingan secara harmonis.

3. Tanah Papua bukan objek eksploitasi, melainkan subjek yang berdaulat.

4. Narasi “tanah kosong” harus dilawan, karena menghilangkan jejak keberadaan masyarakat adat dan memberi ruang bebas kepada kapitalisme eksploitatif untuk merampas ruang hidup mereka.

Seruan Moral dan Tuntutan GMKI Cabang Jambi

Sebagai wujud tanggung jawab iman dan nasionalisme ekologis, GMKI Cabang Jambi menyerukan:

Penghentian segera seluruh aktivitas pertambangan nikel di Raja Ampat, serta audit menyeluruh terhadap dampak lingkungan dan sosial yang telah ditimbulkan.

Perlindungan dan pemulihan kawasan konservasi Raja Ampat sebagai warisan dunia dan milik generasi mendatang.

Penghormatan penuh terhadap hak-hak masyarakat adat Papua, termasuk hak atas tanah ulayat dan partisipasi bermakna dalam proses pembangunan.

Pemberlakuan model pembangunan berbasis komunitas dan kelestarian lingkungan, bukan berbasis eksploitasi sumber daya alam.

GMKI Cabang Jambi berdiri bersama masyarakat adat Papua dan semua pihak yang memperjuangkan keadilan ekologis dan hak atas tanah.

“Kami percaya, menjaga Raja Ampat bukan hanya soal menyelamatkan lingkungan, tetapi juga memperjuangkan martabat manusia dan masa depan bangsa.Kami mengecam tambang nikel.Kami menolak eksploitasi tanah Papua.Kami menyerukan keadilan bagi masyarakat adat.Kami berdiri demi kelestarian ciptaan Tuhan,”pungkasnya.

Tags: GMKI Cabanh JambiRaja Ampat
Share200Tweet125SendScan
Previous Post

Bupati Percepat Penyerahan SK PPPK Tahap I 2024

Next Post

Menjelajah Surga Tersembunyi Di Kabupaten Toba: Tempat Wisata yang Wajib Dikunjungi

Related Posts

Presiden Prabowo Perintahkan Evaluasi Langsung Izin Tambang di Kawasan Raja Ampat

by Redaksi
10/06/2025
0

TAJOM.ID, JAKARTA - Presiden Prabowo Subianto memerintahkan jajarannya untuk meninjau langsung kawasan tambang di Raja Ampat. Langkah ini dilakukan guna...

Pemerintah Cabut Empat IUP di Raja Ampat Demi Kelestarian Lingkungan

by Redaksi
10/06/2025
0

TAJOM.ID, JAKARTA - Pemerintah resmi mencabut empat Izin Usaha Pertambangan (IUP) di wilayah Raja Ampat, Papua Barat Daya, guna menjaga...

Presiden Cabut Izin Tambang Empat Perusahaan di Raja Ampat

by Redaksi
10/06/2025
0

TAJOM.ID, JAKARTA - Pemerintah secara resmi mencabut izin usaha pertambangan (IUP) milik empat perusahaan yang beroperasi di Kabupaten Raja Ampat,...

Next Post

Menjelajah Surga Tersembunyi Di Kabupaten Toba: Tempat Wisata yang Wajib Dikunjungi

Wagub Sumut Terima Kunjungan Anggota DPD RI, Bahas Aspirasi Terkait Tiga UU Strategis

Tiga Pria Diamankan Terkait Dugaan Pencurian Barang Antik di Cagar Budaya Muaro Jambi

Satlantas Polresta Jambi Gelar Edukasi “Polantas Hadir” untuk Anak TK

Polresta Jambi dan Forkopimda Gelar Apel Penertiban Bangunan Liar dan Relokasi PKL di Talang Banjar

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

Selamat Hari Raya Idul Fitri 1447 H

https://tajom.id/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260323-WA0019.mp4

Arsip

Tajom.id

Copyright © 2025 Tajom.id

  • Beranda
  • Kode Etik
  • Redaksi
  • Pedoman
  • Tentang Kami
  • Perlindungan

Ikuti Kami

No Result
View All Result
  • NASIONAL
  • DAERAH
  • PEMERINTAHAN
  • PENDIDIKAN
  • HUKUM
  • EKONOMI
  • POLITIK
  • OLAHRAGA
  • PERISTIWA
  • OPINI
  • ARTIKEL

Copyright © 2025 Tajom.id