TAJOM.ID, KOTA JAMBI – Wali Kota Jambi, Maulana, mengapresiasi antusiasme ribuan masyarakat yang memadati kawasan Tugu Keris Siginjai untuk menyaksikan Pawai Ta’aruf Musabaqah Tilawatil Quran dan Hadis (MTQH) ke-55 Tingkat Provinsi Jambi, Sabtu malam (31/10/2026).
Menurut Maulana, tingginya partisipasi masyarakat menjadi bentuk dukungan terhadap Kota Jambi yang dipercaya menjadi tuan rumah MTQH ke-55. Ia berharap semangat tersebut terus terjaga hingga seluruh rangkaian kegiatan selesai.
“Kita berikan motivasi yang tinggi agar generasi muda kita terus semangat belajar dan menanamkan nilai-nilai Al-Qur’an,” ujarnya.
Ia juga berharap pelaksanaan MTQH ke-55 berjalan lancar dan sukses dengan dukungan seluruh elemen masyarakat.
“Ini sebagai bentuk dukungan dan semangat dari masyarakat Kota Jambi. Mudah-mudahan pelaksanaannya dapat berjalan dengan lancar dan sukses,” katanya.
Maulana menyebut kepercayaan yang diberikan kepada Kota Jambi sebagai tuan rumah merupakan kehormatan sekaligus tanggung jawab yang harus dijalankan bersama. Pemerintah Kota Jambi, kata dia, telah berupaya mempersiapkan pelaksanaan kegiatan di berbagai tempat ibadah dengan mempertandingkan 11 cabang lomba.
“Pemerintah Kota telah berjuang maksimal bersama masyarakat untuk mendukung terselenggaranya kegiatan ini di berbagai tempat ibadah di Kota Jambi, yang memperlombakan 11 cabang lomba,” ungkapnya.
Dalam kesempatan tersebut, Maulana juga mengingatkan dewan hakim agar menjalankan tugas secara profesional serta memberikan penilaian secara adil dan objektif.
“Berikanlah penilaian yang objektif,” pesannya.
Selain itu, ia mengajak masyarakat untuk menghadiri pembukaan MTQH ke-55 yang dijadwalkan berlangsung pada Minggu malam (1/11/2026). Acara pembukaan tersebut akan dimeriahkan dengan berbagai pertunjukan, termasuk drama kolosal bernuansa religius.
“Besok adalah acara untuk masyarakat, bukan hanya untuk pemerintah. Air dan makanan telah kami siapkan, insyaallah cukup,” serunya.
Pawai Ta’aruf yang menjadi bagian dari rangkaian MTQH ke-55 berlangsung semarak. Sekitar 3.000 peserta dari kabupaten/kota se-Provinsi Jambi ambil bagian dalam kegiatan tersebut. Ribuan warga juga memadati kawasan Tugu Keris Siginjai untuk menyaksikan iring-iringan peserta.
Pawai dilepas oleh Ketua LPTQ Kota Jambi, Diza Hazra Aljosha, dari kawasan Gedung Olahraga dan Seni Kota Baru. Peserta kemudian menyusuri rute menuju Tugu Keris Siginjai dan disambut langsung oleh Wali Kota Jambi, Maulana.
Peserta pawai terdiri dari kafilah MTQH kabupaten/kota, Paskibraka Kota Jambi, Drum Band Garuda Putih, marching band sejumlah pesantren, pasukan santri berkuda, peserta didik SMP, Bahagia Bersholawat Kota Jambi, Karang Taruna, serta berbagai komunitas keagamaan lainnya.
Suasana semakin meriah dengan kehadiran maskot MTQH ke-55, Bang Baha dan Ayuk Gia, yang turut menyapa masyarakat sepanjang rute pawai.
Tak hanya menjadi ajang syiar Islam dan mempererat kebersamaan, Maulana mengatakan penyelenggaraan MTQH ke-55 juga memberikan dampak terhadap aktivitas ekonomi masyarakat, khususnya pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).
“Dalam kesempatan ini ada lebih kurang 150 tenant UMKM dan ratusan UMKM lainnya, sehingga menggeliatkan aktivitas ekonomi di Kota Jambi,” pungkasnya.
Pemerintah Kota Jambi berharap penyelenggaraan MTQH ke-55 tidak hanya memperkuat nilai-nilai keagamaan dan kecintaan generasi muda terhadap Al-Qur’an, tetapi juga memberikan manfaat bagi masyarakat luas melalui peningkatan aktivitas ekonomi selama kegiatan berlangsung. (*)















