• Latest
  • All
  • Artikel
  • Politik
  • Pendidikan
  • Hukum

Hari Kebangkitan Nasional 2025, Fadhil Raga: Saatnya Kembali Gotong royong Membangun Indonesia

21/05/2025

PANRB Rilis Nilai RB 2025, Kota Jambi Tertinggi di Provinsi Jambi

19/05/2026

Wali Kota Maulana Serahkan Rp102 Juta Bantuan untuk Korban Kebakaran dan Musibah di Kota Jambi

19/05/2026

Wali Kota Maulana Tutup TPS Pinggir Jalan di Kota Jambi, OPBM Jadi Solusi Jemput Sampah dari Rumah

16/05/2026

IHCS Jambi Soroti FPKM 20 Persen di Perkebunan Sawit: Sudah Berkeadilan atau Sekadar Formalitas

16/05/2026

Wawako Diza Lepas 288 Jamaah Calon Haji Kloter 20 Kota Jambi ke Tanah Suci

15/05/2026

Touring Ngasab Keliling Jambi, Padukan Performa Unggulan Honda PCX dan Gaya Hidup Sehat Lewat Padel

11/05/2026

Wali Kota Jambi Maulana Lepas Satgas Tanggap Bahagia, Pelanggar Perda Sampah dan PKL Akan Ditindak

11/05/2026

Debat Perdana Munas XVIII HIPMI, Wali Kota Maulana : Penting Guna Membangun Karakter Pengusaha Muda Kota Jambi

11/05/2026

Wawako Diza Sambut Hangat Para Calon Ketua Umum BPP HIPMI

11/05/2026

Danrem 042/Gapu Silaturahmi ke Kantor Bupati Kerinci, Perkuat Sinergi Program Strategis dan Stabilitas Wilayah

11/05/2026
Tajom.id
No Result
View All Result
  • NASIONAL
  • DAERAH
  • PEMERINTAHAN
  • PENDIDIKAN
  • HUKUM
  • EKONOMI
  • POLITIK
  • OLAHRAGA
  • PERISTIWA
  • OPINI
  • ARTIKEL
Tajom.id
No Result
View All Result
  • NASIONAL
  • DAERAH
  • PEMERINTAHAN
  • PENDIDIKAN
  • HUKUM
  • EKONOMI
  • POLITIK
  • OLAHRAGA
  • PERISTIWA
  • OPINI
  • ARTIKEL
Home Opini

Hari Kebangkitan Nasional 2025, Fadhil Raga: Saatnya Kembali Gotong royong Membangun Indonesia

by Redaksi
21/05/2025
in Opini
0

TAJOM.ID – Hari Kebangkitan Nasional yang jatuh pada 20 Mei 2025 merupakan momen untuk menguatkan persatuan kita dalam menghadapi berbagai tantangan global. Tahun ini sudah ke-117 kalinya Hari kebangkitan Nasional diperingati dengan mengusung tema “Bangkit Bersama Wujudkan Indonesia Kuat”. Tema ini menggambarkan semangat kolektif seluruh komponen bangsa untuk bangkit dari berbagai tantangan dan bergerak maju menuju Indonesia yang lebih kuat, mandiri, dan sejahtera.

Untuk memulai kebangkitan bangsa, diperlukan sikap yang tulus, jujur, dan saling percaya. Kita harus selalu ingat bahwa kemerdekaan yang dimiliki Indonesia merupakan hasil pengorbanan para pahlawan yang bersatu mengesampingkan perbedaan suku, agama, dan pribadi demi mencapai satu tujuan.

Namun, di tengah ketidakpastian yang ada di dunia, kita juga dihadapkan pada tantangan dalam politik dalam negeri. Demokrasi dan kebebasan untuk menyuarakan pendapat sedang diuji, sementara lapangan pekerjaan semakin berkurang dan jumlah pengangguran meningkat. Dalam kondisi ini, konflik kepentingan dan fanatisme semakin muncul, di mana perbedaan pendapat dipandang sebagai ancaman. Hal ini bertentangan dengan prinsip-prinsip dialektika yang seharusnya menjadi dasar bagi demokrasi.

Ada dua permasalahan yang harus kita hadapi pada Hari Kebangkitan Nasional: krisis kejujuran dan krisis toleransi. Indonesia kini mengalami krisis kejujuran, yang terlihat dari maraknya kasus korupsi, terutama di kalangan para pejabat. Tindakan korupsi tersebut merusak nilai-nilai kejujuran dan mengancam prinsip demokrasi Pancasila. Meskipun negara ini sudah merdeka lebih dari 79 tahun, masyarakat masih menghadapi berbagai tantangan di bidang ekonomi dan pendidikan.

Filosofi Pancasila, yang menekankan keadilan sosial, belum sepenuhnya diterapkan. Salah satu penyebabnya adalah hilangnya amanah dari para pemimpin yang berujung pada berkurangnya kepercayaan masyarakat. Seharusnya pemimpin itu melindungi dan memberikan rasa aman kepada rakyat, tetapi nyatanya banyak yang melanggar etika dan normanya.

Krisis toleransi juga menjadi masalah yang signifikan. Banyak informasi yang tidak benar dan ujaran kebencian beredar, mengganggu tatanan sosial. Namun, sebagian besar masyarakat Indonesia masih memegang teguh semboyan Bhinneka Tunggal Ika dan saling menghormati. Kondisi ini menunjukkan adanya stagnasi dalam kehidupan berbangsa, yang perlu segera diatasi dengan menumbuhkan kembali rasa keterikatan kepada tanah air dan nilai-nilai positif.

Sebagai penutup, penulis mengingatkan bahwa kerusakan dalam masyarakat tidak hanya disebabkan oleh orang-orang jahat, tetapi juga oleh mereka yang memilih untuk tidak peduli. Dalam konteks ini, karakter Hulk dari film Avengers bisa menjadi contoh. Hulk, yang meskipun emosional, tetap menahan diri untuk tidak membunuh, mencerminkan sikap yang seharusnya dimiliki oleh para pemimpin dalam menghadapi lawan politik dengan cara yang adil.

Perbedaan pandangan dalam memperjuangkan kesejahteraan rakyat adalah hal yang biasa, tetapi perbedaan tersebut tidak seharusnya menjadi alasan untuk merugikan orang lain. Kini adalah saatnya bagi kita untuk kembali kepada fitrah masyarakat Indonesia yang damai, bersatu, dan berkomitmen untuk membangun negara yang lebih baik, maju, dan bermartabat.

Penulis : M. Fadhil Raga | Mahasiswa Universitas Jambi (UNJA)

Tags: Hari kebangkitan NasionalHKN 2025Universitas JambiUNJA
Share206Tweet129SendScan
Previous Post

Gubernur Al Haris: Musrenbang Momentum Sinkronisasi Penajaman, Penyelarasan Program Pemerintah Pusat dan Daerah

Next Post

Wakil Gubernur KH Abdullah Sani Menghadiri Peresmian IPA CONVEX 2025 Yang dibuka Oleh Presiden RI di ICE BSD Tangerang

Related Posts

Presiden BEM UNJA: Jangan Klaim Sepihak, BEM UNJA Tak Pernah Bergabung dengan BEM Nusantara Jambi

by Redaksi
23/10/2025
0

TAJOM.ID, JAMBI - Menjelang pelantikan pengurus baru BEM Nusantara Jambi yang dijadwalkan pada 25 Oktober 2025, kritik tajam datang dari...

UNJA Gelar Workshop Pembuatan Sabun Padat dari Limbah Kelapa Sawit

by Tim Redaksi
30/06/2025
0

TAJOM.ID, MENDALO - Fakultas Pertanian Universitas Jambi (UNJA) bekerja sama dengan Fakultas Pertanian Universitas Sebelas Maret dan Badan Pengelola Dana...

Jurusan Manajemen UNJA Gelar Workshop Kurikulum, Siapkan Aturan Baru untuk Mahasiswa 2025

by Tim Redaksi
28/06/2025
0

TAJOM.ID, MENDALO - Jurusan Manajemen, Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB), Universitas Jambi (UNJA) menggelar Workshop Kurikulum pada Kamis (26/6/2025) di...

Next Post

Wakil Gubernur KH Abdullah Sani Menghadiri Peresmian IPA CONVEX 2025 Yang dibuka Oleh Presiden RI di ICE BSD Tangerang

Presiden Prabowo Resmikan Konvensi dan Pameran IPA ke-49 Tahun 2025

Presiden Prabowo Serukan Penyederhanaan Regulasi untuk Kedaulatan Energi

Presiden Prabowo Tegaskan Energi dan Pangan adalah Kunci Kedaulatan Bangsa

Lepas JCH Kloter 20, Pesan Gubernur Jambi: Perbanyak Istighfar Selama di Makkah

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

Selamat Hari Raya Idul Fitri 1447 H

https://tajom.id/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260323-WA0019.mp4

Arsip

Tajom.id

Copyright © 2025 Tajom.id

  • Beranda
  • Kode Etik
  • Redaksi
  • Pedoman
  • Tentang Kami
  • Perlindungan

Ikuti Kami

No Result
View All Result
  • NASIONAL
  • DAERAH
  • PEMERINTAHAN
  • PENDIDIKAN
  • HUKUM
  • EKONOMI
  • POLITIK
  • OLAHRAGA
  • PERISTIWA
  • OPINI
  • ARTIKEL

Copyright © 2025 Tajom.id