• Latest
  • All
  • Artikel
  • Politik
  • Pendidikan
  • Hukum

43 Santri Wisuda Tahfizh 30 Juz, Wali Kota Maulana Tegaskan Dukungan Pendidikan Keagamaan di Kota Jambi

01/10/2026

TP PKK Kota Jambi Dorong Peran Ayah dalam Pencegahan Stunting

30/09/2026

Dugaan Penjebakan dan Penganiayaan oleh Oknum Polisi Dilaporkan ke Propam, Mabes Polri Propam Jambi Langsung Lakukan penyelidikan 

29/09/2026

Wawako Diza Tegaskan Komitmen Pemkot Jambi Perkuat Kerukunan Antarumat Beragama

01/10/2026

Jelang MTQ ke-55, Wawako Diza Cek Kesiapan Venue dan Masjid di Kota Jambi

01/10/2026

Wali Kota Jambi Maulana Bagikan Praktik Kampung Bahagia, Tekankan Pentingnya Partisipasi Masyarakat dalam Pembangunan

01/10/2026

Yamaha Grand Filano, Bagasi 27 Liter Bantu Mobilitas Pengendara di Jambi

22/09/2026

Pemkot Jambi Perkuat Transformasi Pemerintahan Digital, Optimalkan Submisi Bukti Dukung Evaluasi 2026

01/10/2026

Wisuda ke-V IAIMA Jambi, Maulana Tekankan Lulusan Harus Bermanfaat bagi Masyarakat

01/10/2026

Aliansi Demokrasi Kubu Jambi Soroti Dugaan Keterlibatan Oknum TNI Jadi Koordinator Pelangsir di SPBU 23.363.33 Aur Duri

16/09/2026

Yamaha Flagship Shop Jambi Manjakan Pelanggan dengan Promo Spesial Selama Bulan September 2026 

16/09/2026
Tajom.id
No Result
View All Result
  • NASIONAL
  • DAERAH
  • PEMERINTAHAN
  • PENDIDIKAN
  • HUKUM
  • EKONOMI
  • POLITIK
  • OLAHRAGA
  • PERISTIWA
  • OPINI
  • ARTIKEL
Tajom.id
No Result
View All Result
  • NASIONAL
  • DAERAH
  • PEMERINTAHAN
  • PENDIDIKAN
  • HUKUM
  • EKONOMI
  • POLITIK
  • OLAHRAGA
  • PERISTIWA
  • OPINI
  • ARTIKEL
Home PEMERINTAHAN

43 Santri Wisuda Tahfizh 30 Juz, Wali Kota Maulana Tegaskan Dukungan Pendidikan Keagamaan di Kota Jambi

by Redaksi
4 hari ago
in PEMERINTAHAN
0

TAJOM.ID, KOTA JAMBI — Pemerintah Kota (Pemkot) Jambi terus memperkuat komitmen dalam mendukung tumbuh dan berkembangnya pendidikan keagamaan sebagai bagian penting dalam mewujudkan masyarakat yang berakhlak, harmonis, dan bahagia.

Komitmen tersebut kembali ditunjukkan Wali Kota Jambi, Dr. dr. H. Maulana, M.K.M., saat menghadiri sekaligus memberikan dukungan pada Wisuda Tahfizh Qur’an 30 Juz Bil Ghaib ke-V dan Milad ke-XII Pondok Pesantren Daarul Huffaazh Al-Islami Jambi, yang berlangsung di Pondok Pesantren Daarul Huffaazh Al-Islami, Jalan Sunan Gunung Djati, Perum BPKP, Kelurahan Kenali Asam, Kecamatan Kota Baru, Sabtu (26/09/2026).

Mengusung tema “Bersama Al-Qur’an Membentuk Generasi Masa Depan”, kegiatan tersebut menjadi momentum kebahagiaan bagi para santri, orang tua, keluarga, pengasuh pondok pesantren, serta masyarakat.

Sebanyak 43 santri dan santriwati diwisuda setelah berhasil menyelesaikan hafalan Al-Qur’an 30 juz bil ghaib. Mereka terdiri dari 13 wisudawan laki-laki dan 30 wisudawati perempuan.

Dalam sambutannya, Wali Kota Jambi Maulana menyampaikan ucapan selamat dan apresiasi kepada seluruh santri yang telah berhasil menyelesaikan hafalan Al-Qur’an, sekaligus kepada para orang tua yang telah mendampingi dan mendukung perjuangan anak-anak mereka.

“Atas nama Pemerintah Kota Jambi, saya mengucapkan selamat kepada ananda yang sudah berhasil menghatamkan hafalannya, dan kepada ayah, bunda serta orang tua. Kita semua tentu bersyukur dan berbahagia karena di Kota Jambi banyak tempat-tempat pendidikan keagamaan,” ujar Maulana.

Menurutnya, keberadaan pondok pesantren dan lembaga pendidikan keagamaan memiliki peran strategis dalam membentuk sumber daya manusia yang tidak hanya memiliki kemampuan intelektual, tetapi juga akhlak mulia, kecintaan terhadap Al-Qur’an, serta keteguhan dalam menjalankan nilai-nilai agama.

Maulana menegaskan, pembangunan Kota Jambi tidak semata-mata diarahkan pada kemajuan fisik dan ekonomi, tetapi juga pada terwujudnya kebahagiaan masyarakat secara utuh, baik secara lahir maupun batin.

Hal tersebut sejalan dengan visi Kota Jambi Bahagia yang salah satunya menempatkan nilai agamis sebagai bagian penting dalam membangun kehidupan masyarakat.

“Ini sejalan dengan Kota Jambi Bahagia, komponen agamis. Karena kebahagiaan itu bukan hanya secara fisik, tetapi juga rohani. Oleh karena itu, kehadiran saya bersama camat dan jajaran merupakan bentuk dukungan Pemerintah Kota Jambi terhadap seluruh proses pendidikan keagamaan bagi anak-anak Jambi,” jelasnya.

Ia mengatakan, Pemkot Jambi akan terus memberikan dukungan terhadap berbagai kegiatan dan proses pendidikan keagamaan, termasuk melalui dukungan terhadap guru-guru majelis taklim, fasilitas, serta berbagai bentuk dukungan lainnya sesuai dengan kewenangan pemerintah daerah.

“Kami sangat support. Baik itu memberikan insentif bagi guru-guru majelis taklim, memberikan fasilitas, dukungan dan lain-lain. Mudah-mudahan Allah memberkahi dan memberikan kesuksesan untuk Pondok Pesantren Daarul Huffaazh,” ungkapnya.

Wali Kota Maulana: Hafal 30 Juz Bukan Akhir Perjalanan

Dalam kesempatan tersebut, Maulana juga menyampaikan pesan kepada para wisudawan dan wisudawati agar keberhasilan menghafal 30 juz tidak dipandang sebagai akhir perjalanan, melainkan awal dari tanggung jawab yang lebih besar untuk menjaga, mengamalkan, dan menjadikan Al-Qur’an sebagai pedoman kehidupan.

Menurutnya, para penghafal Al-Qur’an merupakan sumber daya manusia yang luar biasa karena tidak hanya memiliki kemampuan menghafal Kalam Ilahi, tetapi juga diharapkan tumbuh sebagai generasi yang berakhlak dan mencintai Al-Qur’an.

“Ini sumber daya manusia yang luar biasa, berakhlak, cinta Al-Qur’an dan menjaga Al-Qur’an. Al-Qur’an itu mulia dan memuliakan siapa pun yang bersentuhan dengan Al-Qur’an,” tuturnya.

Maulana juga mengingatkan bahwa perjuangan untuk Al-Qur’an merupakan amal yang memiliki nilai besar di sisi Allah SWT. Ia mengajak masyarakat untuk terus mencintai, mempelajari, membaca, dan mengamalkan Al-Qur’an dalam kehidupan sehari-hari.

Ia meyakini kegiatan keagamaan yang terus hidup di tengah masyarakat merupakan bagian dari ikhtiar untuk menghadirkan keberkahan dan ketenteraman.

“Insya Allah rahmat Allah turun, sehingga kebahagiaan ini terwujud. Kebahagiaan tidak hanya fisik, tetapi juga rohani,” katanya.

Maulana mengatakan, dirinya secara khusus merasa perlu hadir dalam kegiatan tersebut karena keberadaan Pondok Pesantren Daarul Huffaazh Al-Islami relevan dengan arah pembangunan Kota Jambi Bahagia, khususnya dalam memperkuat nilai agamis.

Ia menyebut, memiliki anak yang mampu menghafal Al-Qur’an merupakan kebahagiaan tersendiri bagi orang tua. Karena itu, keberhasilan para santri diharapkan menjadi inspirasi bagi keluarga lainnya untuk memberikan pendidikan agama yang kuat kepada generasi penerus.

“Kebahagiaan terbesar itu bisa memiliki anak-anak yang memiliki ilmu agama dan penghafal Al-Qur’an,” ujarnya.

Ia juga menyampaikan bahwa dirinya bersama keluarga turut memberikan perhatian terhadap pendidikan Al-Qur’an.

“Alhamdulillah, anak-anak saya juga penghafal Al-Qur’an,” ungkapnya.

Daarul Huffaazh Telah Cetak 153 Hafiz

Sementara itu, Pimpinan Pondok Pesantren Daarul Huffaazh Al-Islami Jambi, Ust. Kiyai H. Erman Ripai, Al-Hafiz, S.Pd.I., menyampaikan perjalanan lembaga tersebut dalam membina para penghafal Al-Qur’an.

Memasuki usia ke-12 tahun, Pondok Pesantren Daarul Huffaazh Al-Islami telah mencetak 153 hafiz yang berhasil menyelesaikan hafalan 30 juz Al-Qur’an.

Ia menjelaskan, proses menghafal Al-Qur’an bukan sesuatu yang dapat ditempuh secara instan. Dibutuhkan kesabaran, kedisiplinan, ketekunan, dan komitmen yang kuat, baik dari santri, pengasuh maupun orang tua.

Dalam sistem pembinaan di pondok pesantren tersebut, setiap santri tidak diperbolehkan melanjutkan hafalan ke juz berikutnya sebelum hafalan sebelumnya benar-benar dikuasai.

“Ketika mereka ingin naik ke juz berikutnya, hafalan sebelumnya harus dibaca dan dikuasai terlebih dahulu. Kalau belum selesai dan belum kuat, kami tidak akan menaikkan ke juz selanjutnya. Ini merupakan prinsip dalam proses pembinaan tahfiz,” jelas Ust. Kiyai H. Erman Ripai, Al-Hafiz, S.Pd.I.

Menurutnya, ketatnya proses tersebut menyebabkan waktu yang dibutuhkan setiap santri untuk menyelesaikan hafalan berbeda-beda. Ada yang membutuhkan waktu empat tahun, lima tahun, bahkan enam tahun.

“Paling cepat ada yang tiga tahun, dan itu sudah sangat cepat. Karena dari juz pertama sampai juz berikutnya ada tahapan-tahapan yang harus dilalui. Setiap hafalan harus benar-benar dibaca, diulang dan dinyatakan lulus sebelum melanjutkan ke tahapan berikutnya,” tuturnya.

Ia menegaskan, tujuan utama pembinaan bukan sekadar mengejar kecepatan menyelesaikan hafalan, melainkan memastikan hafalan tersebut benar-benar kuat dan mampu dijaga sepanjang kehidupan.

Pondok Pesantren Daarul Huffaazh Al-Islami Jambi mulai berdiri dan menjalankan proses pembinaan pada 15 September 2014. Memasuki usia 12 tahun, lembaga tersebut terus berkomitmen menjaga amanah dalam membina generasi Qur’ani di Kota Jambi.

“Alhamdulillah, hari ini tepat 12 tahun perjalanan kami. Mohon doa dari para alim ulama, para penyelenggara, masyarakat dan seluruh pihak agar ke depan kami tetap istiqamah dalam menjalankan amanah ini,” ungkapnya.

Ust. Kiyai H. Erman Ripai juga menyampaikan terima kasih kepada masyarakat sekitar dan seluruh pihak yang selama ini memberikan dukungan terhadap keberlangsungan pendidikan dan pembinaan para santri.

Menurutnya, menjadi hafiz bukanlah akhir perjalanan. Setelah menyelesaikan hafalan 30 juz, seorang hafiz masih memiliki tanggung jawab untuk menjaga hafalannya, mengamalkan isi Al-Qur’an, serta menjadikannya sebagai pedoman dalam kehidupan dan menghadirkan nilai-nilai Al-Qur’an dalam kehidupan sehari-hari.

Maulana menambahkan, keberadaan para ulama, pondok pesantren, majelis taklim, dan berbagai komunitas keagamaan merupakan bagian penting dalam membangun kehidupan masyarakat Kota Jambi.

Menurutnya, kegiatan bersholawat, pengajian, tahfizh Al-Qur’an, serta berbagai aktivitas keagamaan lainnya merupakan bagian dari ikhtiar bersama untuk membangun Kota Jambi yang tidak hanya maju dalam pembangunan, tetapi juga memiliki kehidupan masyarakat yang religius, harmonis, dan penuh keberkahan.

“Insya Allah dengan kita terus menghidupkan kegiatan-kegiatan Al-Qur’an, bersholawat dan kegiatan keagamaan, rahmat Allah turun dan kebahagiaan masyarakat Kota Jambi dapat kita wujudkan bersama,” pungkas Maulana.

Momentum tersebut menjadi bagian dari ikhtiar bersama dalam membangun generasi masa depan yang mencintai Al-Qur’an, berakhlak mulia, dan memiliki fondasi keagamaan yang kuat, sekaligus memperkuat cita-cita Kota Jambi Bahagia sebagai kota perdagangan dan jasa yang bersih, aman, harmonis, agamis, inovatif, dan sejahtera.

 

Tags: Kampung BahagiaKota Jambi Bahagia
Share196Tweet123SendScan
Previous Post

Wali Kota Jambi Maulana Bagikan Praktik Kampung Bahagia, Tekankan Pentingnya Partisipasi Masyarakat dalam Pembangunan

Next Post

Jelang MTQ ke-55, Wawako Diza Cek Kesiapan Venue dan Masjid di Kota Jambi

Related Posts

Jelang MTQ ke-55, Wawako Diza Cek Kesiapan Venue dan Masjid di Kota Jambi

by Redaksi
3 hari ago
0

TAJOM.ID, KOTA JAMBI — Pemerintah Kota Jambi terus mematangkan persiapan sebagai tuan rumah Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) ke-55 Tingkat Provinsi...

Wali Kota Jambi Maulana Bagikan Praktik Kampung Bahagia, Tekankan Pentingnya Partisipasi Masyarakat dalam Pembangunan

by Redaksi
6 hari ago
0

TAJOM.ID, KOTA JAMBI — Wali Kota Jambi, Dr. dr. H. Maulana, M.K.M., berbagi praktik baik pembangunan berbasis partisipasi masyarakat melalui...

Pemkot Jambi Perkuat Transformasi Pemerintahan Digital, Optimalkan Submisi Bukti Dukung Evaluasi 2026

by Redaksi
1 minggu ago
0

TAJOM.ID, KOTA JAMBI — Pemerintah Kota (Pemkot) Jambi terus memperkuat komitmennya dalam mengakselerasi transformasi tata kelola pemerintahan berbasis elektronik sekaligus...

Next Post

Jelang MTQ ke-55, Wawako Diza Cek Kesiapan Venue dan Masjid di Kota Jambi

Wawako Diza Tegaskan Komitmen Pemkot Jambi Perkuat Kerukunan Antarumat Beragama

Dugaan Penjebakan dan Penganiayaan oleh Oknum Polisi Dilaporkan ke Propam, Mabes Polri Propam Jambi Langsung Lakukan penyelidikan 

TP PKK Kota Jambi Dorong Peran Ayah dalam Pencegahan Stunting

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

Selamat Hari Raya Idul Fitri 1447 H

https://tajom.id/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260323-WA0019.mp4

Arsip

Tajom.id

Copyright © 2025 Tajom.id

  • Beranda
  • Kode Etik
  • Redaksi
  • Pedoman
  • Tentang Kami
  • Perlindungan

Ikuti Kami

No Result
View All Result
  • NASIONAL
  • DAERAH
  • PEMERINTAHAN
  • PENDIDIKAN
  • HUKUM
  • EKONOMI
  • POLITIK
  • OLAHRAGA
  • PERISTIWA
  • OPINI
  • ARTIKEL

Copyright © 2025 Tajom.id