• Latest
  • All
  • Artikel
  • Politik
  • Pendidikan
  • Hukum

Jurusan MIPA FST UNJA Gelar Kuliah Umum: Dorong Hilirisasi Sains untuk Lepas dari Middle Income Trap

28/05/2025

Wiranto Minta Bidpropam Usut Dugaan Pelanggaran Etik Penyidik kasus Korupsi DAK Rp. 21,8 Miliar

09/07/2026

BPK Ungkap Anggota DPRD Muaro Jambi Berinisial AA Tak Laksanakan Reses, Dana Rp106,941 Juta Tetap Dibayarkan

08/07/2026

9 Tahun Bekerja Dengan Status Kontrak, Randu Kurniawan Gugat Perumda Tirta Mayang ke PHI Jambi

01/07/2026

KAMI Soroti Dugaan Tambang Batu Bara Ilegal di Lampung, Desak Aparat Usut Tuntas

02/07/2026

Humbang Hasundutan Butuh Kepastian Tata Kelola, Bukan Rivalitas Jabatan

30/06/2026

GMNI Jambi Resmi Laporkan Wakil Ketua DPRD Jambi, Soroti Dugaan Pelanggaran Etik atas Program MBG

30/06/2026

Kebutuhan Darah Capai 18 Ribu Kantong Setahun, Wali Kota Maulana Dorong Gerakan Donor Sukarela

29/06/2026
Anggota Komisi V DPR RI H.Bakri HM. [Dok.Istimewa]

Jatuh Sakit, Anggota DPR RI H. Bakri Dikabarkan Dirawat di RS Medistra Jakarta

28/06/2026

Wawako Diza Buka Workshop Digital Marketing, Dorong Milenial Jambi Jadi Pelaku Ekonomi Kreatif Modern

27/06/2026

Wali Kota Jambi Lepas 97 Atlet Sepatu Roda Ikuti Kejuaraan Nasional Pariaman Open 2026

27/06/2026
Tajom.id
No Result
View All Result
  • NASIONAL
  • DAERAH
  • PEMERINTAHAN
  • PENDIDIKAN
  • HUKUM
  • EKONOMI
  • POLITIK
  • OLAHRAGA
  • PERISTIWA
  • OPINI
  • ARTIKEL
Tajom.id
No Result
View All Result
  • NASIONAL
  • DAERAH
  • PEMERINTAHAN
  • PENDIDIKAN
  • HUKUM
  • EKONOMI
  • POLITIK
  • OLAHRAGA
  • PERISTIWA
  • OPINI
  • ARTIKEL
Home Pendidikan

Jurusan MIPA FST UNJA Gelar Kuliah Umum: Dorong Hilirisasi Sains untuk Lepas dari Middle Income Trap

by Tim Redaksi
28/05/2025
in Pendidikan
0

TAJOM.ID, MENDALO – Jurusan Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (MIPA), Fakultas Sains dan Teknologi (FST), Universitas Jambi (UNJA) menggelar kuliah umum bertajuk “Membangun Daya Saing Bangsa melalui Matematika dan Sains: Strategi Melepaskan Diri dari Middle Income Trap” pada Kamis, (22/05/2025). Acara yang berlangsung di Aula Gedung B Kampus FST UNJA ini dihadiri oleh civitas akademika, mulai dari pimpinan fakultas, dosen, hingga mahasiswa dari berbagai prodi di lingkungan Jurusan MIPA dan menghadirkan narasumber, Dr. Muhamad Abdulkadir Martoprawiro, M.S., Ph.D.

Dekan FST UNJA, Drs. Jefri Marzal, M.Sc.D.I.T., menyatakan bahwa tema kuliah umum ini sangat relevan dengan kondisi bangsa saat ini.

“Untuk melompat dari jebakan negara berpendapatan menengah, dibutuhkan transformasi struktural. Penguasaan sains dan matematika menjadi pilar utama dalam membentuk pola pikir logis, analitis, dan inovatif kemampuan yang sangat dibutuhkan di era global dan digital saat ini,” ujar Drs. Jefri.

Fakultas juga merencanakan tindak lanjut konkret dari kuliah umum ini melalui pembentukan tim riset mahasiswa-dosen berbasis topik aktual, magang industri, hingga studi kasus lapangan yang melibatkan pemecahan masalah nyata (real case problem).

“Kami berharap mahasiswa semakin terdorong untuk menjadikan ilmu yang mereka pelajari sebagai alat kontribusi nyata, tidak hanya di ruang kelas, tetapi juga di tengah masyarakat,” tutur Drs. Jefri.

Sementara itu, Ketua Jurusan MIPA, Dr. Intan Lestari, S.Si., M.Si., mengungkapkan bahwa kuliah umum ini dilaksanakan secara spontan, memanfaatkan kehadiran Dr. Muhamad Abdulkadir Martoprawiro, M.S., Ph.D. yang saat itu sedang berada di UNJA untuk kegiatan pendampingan akreditasi prodi.

“Kami langsung meminta beliau untuk mengisi kuliah umum. Beliau juga yang memilih tema ini karena relevan dengan tantangan pembangunan bangsa, khususnya melalui penguatan sains dan matematika,” ungkap Dr. Intan.

Ia menambahkan bahwa pembelajaran tidak hanya terjadi di ruang kelas dan mahasiswa MIPA harus meng-upgrade diri secara berkelanjutan.

“Konsepnya adalah bagaimana dari hal-hal sederhana dan lingkungan sekitar, mahasiswa bisa menemukan inspirasi untuk menciptakan inovasi. Mahasiswa juga harus belajar bagaimana mengaitkan ilmu dasar dengan persoalan masyarakat. Ilmu seperti matematika, kimia, fisika bukan sekadar teori. Harus bisa diterapkan untuk menyelesaikan masalah di lapangan, agar mereka tidak hanya pintar di atas kertas, tapi juga mampu memberi solusi nyata bagi masyarakat,” ujar Dr. Intan.

Kuliah umum ini menghadirkan Drs. Muhamad Abdulkadir Martoprawiro, M.S., Ph.D., yang menyampaikan bahwa ilmu dasar seperti matematika dan sains menjadi kunci utama bagi kemajuan bangsa.

 

“Sains memberi nilai tambah besar. Lulusan sains harus mampu menghasilkan produk, bahkan dengan alat sederhana. Hilirisasi hasil riset adalah jalan untuk mencapai negara maju dan keluar dari middle income trap,” ujar Drs. Muhamad Abdulkadir.

Ia juga mengajak mahasiswa untuk meninggalkan pola pikir negatif dan terus memperbaiki diri.

Kita harus keluar dari zona nyaman dan budaya mengeluh. Terus berbagi hal positif melalui media sosial, dan gunakan ilmu dasar sebagai alat pemberdayaan masyarakat,” ungkap Drs. Muhamad Abdulkadir.

“Melalui kegiatan ini, diharapkan mahasiswa semakin menyadari peran penting ilmu dasar dalam pembangunan bangsa, serta terdorong untuk aktif dalam riset, inovasi, dan kolaborasi yang berdampak langsung terhadap masyarakat.(*)

Tags: FSTMIPAUniversitas Jambi
Share198Tweet124SendScan
Previous Post

Mahasiswa MTP UNJA Torehkan Prestasi di Dunia Edukasi Digital

Next Post

Wajah Wali Kota Maulana Tak Tampil di Video Hymne HUT Kota Jambi ke-79, Justru Muncul Mantan Wali Kota Fasha: Ada Upaya Mempermalukan?

Related Posts

Humbang Hasundutan Butuh Kepastian Tata Kelola, Bukan Rivalitas Jabatan

by Redaksi
1 minggu ago
0

Oleh : Jorgi Pasaribu TAJOM.ID, JAMBI - Munculnya isu somasi antara Wakil Bupati dan Bupati Humbang Hasundutan harus dibaca sebagai...

Presiden BEM UNJA: Jangan Klaim Sepihak, BEM UNJA Tak Pernah Bergabung dengan BEM Nusantara Jambi

by Redaksi
9 bulan ago
0

TAJOM.ID, JAMBI - Menjelang pelantikan pengurus baru BEM Nusantara Jambi yang dijadwalkan pada 25 Oktober 2025, kritik tajam datang dari...

RPJMD Sarolangun 2025–2029: Antara Visi MAJU dan Realitas Tantangan Pembangunan

by Redaksi
1 tahun ago
0

TAJOM.ID  - Penyusunan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kabupaten Sarolangun untuk periode 2025–2029 menjadi tonggak penting di awal kepemimpinan...

Next Post

Wajah Wali Kota Maulana Tak Tampil di Video Hymne HUT Kota Jambi ke-79, Justru Muncul Mantan Wali Kota Fasha: Ada Upaya Mempermalukan?

Peringati HUT Kota Jambi Ke-79, Gubernur Al Haris: Sinergi Pemprov, Kabupaten/Kota dan Pusat Tingkatkan Kesejahteraan Masyarakat

Partisun Ala Gubernur Al Haris, Menteri Yandri: Jambi Jadi Contoh Nasional

Polda Jambi Sambut Safari Dakwah Ustadz Zacky Mirza, 400 Al-Qur’an Diwakafkan Lewat Program Gerakan 1 Juta Al-Qur’an

Polres Sarolangun dan Polda Jambi Tinjau Lahan Jagung, Siap Sukseskan Panen Raya Tekan Inflasi Pangan

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

Selamat Hari Raya Idul Fitri 1447 H

https://tajom.id/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260323-WA0019.mp4

Arsip

Tajom.id

Copyright © 2025 Tajom.id

  • Beranda
  • Kode Etik
  • Redaksi
  • Pedoman
  • Tentang Kami
  • Perlindungan

Ikuti Kami

No Result
View All Result
  • NASIONAL
  • DAERAH
  • PEMERINTAHAN
  • PENDIDIKAN
  • HUKUM
  • EKONOMI
  • POLITIK
  • OLAHRAGA
  • PERISTIWA
  • OPINI
  • ARTIKEL

Copyright © 2025 Tajom.id