• Latest
  • All
  • Artikel
  • Politik
  • Pendidikan
  • Hukum

Peko Meninggal, Netizen Serukan Boikot Jamtos: Soroti Akun Resmi yang Dinilai Tak Berempati

06/10/2026

Siapa RT Paling Digital di Kota Jambi? Pendaftaran Kampung Digital Dibuka

06/10/2026

Maxim dan Dinas Pendidikan Jambi Hadirkan MAXIM QUIZ: ENGLISH BRAIN, Dorong Pelajar Siap Hadapi Dunia Global

03/10/2026

Rakerda di Bandung, Kapolresta Jambi Lepas Keberangkatan Rombongan PWI Kota Jambi

01/10/2026

TP PKK Kota Jambi Dorong Peran Ayah dalam Pencegahan Stunting

30/09/2026

Dugaan Penjebakan dan Penganiayaan oleh Oknum Polisi Dilaporkan ke Propam, Mabes Polri Propam Jambi Langsung Lakukan penyelidikan 

29/09/2026

Wawako Diza Tegaskan Komitmen Pemkot Jambi Perkuat Kerukunan Antarumat Beragama

01/10/2026

Jelang MTQ ke-55, Wawako Diza Cek Kesiapan Venue dan Masjid di Kota Jambi

01/10/2026

43 Santri Wisuda Tahfizh 30 Juz, Wali Kota Maulana Tegaskan Dukungan Pendidikan Keagamaan di Kota Jambi

01/10/2026

Wali Kota Jambi Maulana Bagikan Praktik Kampung Bahagia, Tekankan Pentingnya Partisipasi Masyarakat dalam Pembangunan

01/10/2026

Ketua RT Meninggal, Ahli Waris Terima Santunan JKM Rp42 Juta dari Pemkot Jambi

01/10/2026
Tajom.id
No Result
View All Result
  • NASIONAL
  • DAERAH
  • PEMERINTAHAN
  • PENDIDIKAN
  • HUKUM
  • EKONOMI
  • POLITIK
  • OLAHRAGA
  • PERISTIWA
  • OPINI
  • ARTIKEL
Tajom.id
No Result
View All Result
  • NASIONAL
  • DAERAH
  • PEMERINTAHAN
  • PENDIDIKAN
  • HUKUM
  • EKONOMI
  • POLITIK
  • OLAHRAGA
  • PERISTIWA
  • OPINI
  • ARTIKEL
Home Peristiwa

Peko Meninggal, Netizen Serukan Boikot Jamtos: Soroti Akun Resmi yang Dinilai Tak Berempati

by Redaksi
06/10/2026
in Peristiwa
0

TAJOM.ID, KOTA JAMBI — Meninggalnya Peko Pradana (34), sekuriti Mal Jambi Town Square (Jamtos) yang menjadi korban ledakan gudang catering, memicu sorotan keras dari netizen.

Sejumlah netizen bahkan menyerukan aksi boikot terhadap Jamtos. Seruan tersebut muncul setelah netizen menyoroti aktivitas akun media sosial resmi Jamtos yang dinilai tidak menunjukkan empati atas meninggalnya Peko.

Peko diketahui merupakan sekuriti Jamtos sekaligus salah satu dari enam korban yang mengalami luka bakar dalam insiden ledakan gudang catering pada Selasa (22/9/2026).

Peko meninggal dunia di rumah sakit pada Senin (5/10/2026) dini hari setelah menjalani perawatan akibat luka bakar yang dialaminya. Kabar tersebut dibenarkan Kasat Reskrim Polresta Jambi Kompol Husni Abda.

“Iya pak benar, satu orang meninggal dunia di RS pagi dini hari,” kata Husni, Senin (5/10/2026).

Peko sebelumnya sempat mendapatkan perawatan di RS Kambang sebelum dirujuk ke RS Siloam untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut. Ia mengalami luka bakar pada bagian wajah, kedua tangan, dan kaki.

Soroti Akun Resmi Jamtos

Di tengah kabar duka tersebut, perhatian netizen kemudian tertuju pada aktivitas akun media sosial resmi Jamtos.

Sejumlah netizen mempertanyakan tidak terlihatnya unggahan ucapan belasungkawa maupun penyampaian empati atas meninggalnya Peko, yang diketahui bekerja sebagai sekuriti di lingkungan Jamtos.

Sorotan semakin ramai setelah akun media sosial resmi Jamtos disebut masih menampilkan aktivitas promosi serta informasi lowongan pekerjaan.

Salah satu yang menjadi perhatian netizen adalah unggahan Instagram Story terkait lowongan kerja untuk posisi security yang disebut yang diunggah pada Senin, (5/10/2026) kemarin.

Kondisi tersebut kemudian memunculkan kritik dari netizen. Mereka mempertanyakan komunikasi publik Jamtos di tengah kabar meninggalnya salah satu petugas keamanan yang menjadi korban ledakan di lingkungan mal tersebut.

Bahkan, sejumlah netizen menyerukan agar masyarakat melakukan boikot terhadap Jamtos sebagai bentuk protes atas apa yang mereka nilai sebagai minimnya empati kepada korban dan keluarga korban.

Seruan tersebut disampaikan netizen melalui media sosial dan menjadi bagian dari respons publik setelah kabar meninggalnya Peko Pradana.

Bagi netizen yang menyampaikan kritik tersebut, ucapan belasungkawa dinilai menjadi bentuk penghormatan dan empati yang penting, terlebih korban merupakan bagian dari petugas keamanan yang bekerja di lingkungan Jamtos.

Polisi Masih Selidiki Penyebab Ledakan

Sementara itu, proses penyelidikan terkait ledakan gudang catering Jamtos masih berlangsung.

Peristiwa ledakan terjadi pada Selasa (22/9/2026) sekitar pukul 19.18 WIB dan menyebabkan enam orang mengalami luka bakar. Dengan meninggalnya Peko, insiden tersebut kini menelan satu korban jiwa.

Kasat Reskrim Polresta Jambi Kompol Husni Abda mengatakan, penyidik telah memeriksa sembilan orang saksi, termasuk para korban dan pihak manajemen Jamtos.

“Saat ini penyidik masih terus mendalami peristiwa tersebut, penyidik telah memeriksa 9 orang saksi termasuk para korban dan manajemen,” kata Husni.

Selain pemeriksaan saksi, polisi juga telah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dengan melibatkan Bidlabfor Polda Sumatera Selatan.

“Dan telah dilakukan olah TKP dari Bidlabfor Polda Sumsel,” ujarnya.

Husni mengatakan, hasil pemeriksaan dan olah TKP nantinya menjadi bagian dari proses penyidikan untuk mengetahui penyebab pasti ledakan.

“Kesimpulannya seperti apa nanti akan disampaikan ketika penyidikan telah rampung pak,” katanya.

Hingga berita ini ditulis, sorotan terhadap aktivitas media sosial Jamtos dan seruan boikot dari sejumlah netizen turut menyertai kabar duka meninggalnya Peko Pradana.

Di sisi lain, polisi masih terus melakukan penyelidikan untuk mengungkap penyebab pasti ledakan yang menyebabkan enam orang mengalami luka bakar tersebut.(*)

Tags: Berita Jambiboikot JamtosJambi Town SquareJAMTOSMal Jamtosmedia sosial Jamtosnetizen boikot JamtosPeko PradanaPolresta Jambisekuriti Jamtos
Share198Tweet124SendScan
Previous Post

Siapa RT Paling Digital di Kota Jambi? Pendaftaran Kampung Digital Dibuka

Related Posts

Wali Kota Jambi Pimpin Rapat Kesiapan MTQ ke-55 Tingkat Provinsi Jambi, Pastikan Persiapan Matang

by Redaksi
5 bulan ago
0

TAJOM.ID, KOTA JAMBI - Dalam upaya mematangkan seluruh kesiapan sebagai tuan rumah pelaksanaan Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) ke-55 tingkat Provinsi...

Kota Jambi Raih Penghargaan Kota Pangan Aman Level 3 dari BPOM, Tertinggi di Provinsi Jambi

by Redaksi
5 bulan ago
0

TAJOM.ID, KOTA JAMBI -  Atas komitmen Pemerintah Kota (Pemkot) Jambi dalam menjamin keamanan pangan bagi masyarakat, Pemerintah Kota Jambi sukses...

Polresta Jambi Kembali Izinkan Truk Angkutan Batubara Melintas, LP3-NKRI Sebut Langgar Instruksi Gubernur

by Redaksi
6 bulan ago
0

TAJOM.ID, KOTA JAMBI - Keputusan aparat di wilayah Polresta Jambi yang membiarkan angkutan batubara kembali melintas di jalan umum pada...

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

Selamat Hari Raya Idul Fitri 1447 H

https://tajom.id/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260323-WA0019.mp4

Arsip

Tajom.id

Copyright © 2025 Tajom.id

  • Beranda
  • Kode Etik
  • Redaksi
  • Pedoman
  • Tentang Kami
  • Perlindungan

Ikuti Kami

No Result
View All Result
  • NASIONAL
  • DAERAH
  • PEMERINTAHAN
  • PENDIDIKAN
  • HUKUM
  • EKONOMI
  • POLITIK
  • OLAHRAGA
  • PERISTIWA
  • OPINI
  • ARTIKEL

Copyright © 2025 Tajom.id