• Latest
  • All
  • Artikel
  • Politik
  • Pendidikan
  • Hukum

Ratusan Anggota GRIB Jambi Gelar Aksi Damai, Kritik Keras Pemerintahan Al Haris

13/08/2026

Dugaan Penjebakan dan Penganiayaan oleh Oknum Polisi Dilaporkan ke Propam, Mabes Polri Propam Jambi Langsung Lakukan penyelidikan 

29/09/2026

Yamaha Grand Filano, Bagasi 27 Liter Bantu Mobilitas Pengendara di Jambi

22/09/2026

Aliansi Demokrasi Kubu Jambi Soroti Dugaan Keterlibatan Oknum TNI Jadi Koordinator Pelangsir di SPBU 23.363.33 Aur Duri

16/09/2026

Yamaha Flagship Shop Jambi Manjakan Pelanggan dengan Promo Spesial Selama Bulan September 2026 

16/09/2026

Tampubolon Bantah Isu Mobil Langsiran di SPBU Perikanan, Warga : Faktanya Tiap Hari ada Pelangsir BBM Bersubsidi

15/09/2026

Alamak ! SPBU 24.366.16 Tempino Milik PT Yutaka Diduga Jual BBM diluar Jam Operasional

15/09/2026

Komitmen Aksi Iklim Membuahkan Prestasi, Kota Jambi Raih Penghargaan WWF

15/09/2026

Enam Anggota DPRD Dapil Kerinci-Sungai Penuh Disarankan Pindah ke Sumbar, Habib: Jangan Lempar Kegagalan ke Daerah

14/09/2026

YAMAHA NMAX TURBO, Evolusi Skutik Premium Yamaha untuk Mobilitas Warga Jambi

08/09/2026

RSIA Annisa Bantah Telantarkan Pasien hingga Bayi Meninggal: IUFD Disebut Terjadi Sebelum Pasien Datang

04/09/2026
Tajom.id
No Result
View All Result
  • NASIONAL
  • DAERAH
  • PEMERINTAHAN
  • PENDIDIKAN
  • HUKUM
  • EKONOMI
  • POLITIK
  • OLAHRAGA
  • PERISTIWA
  • OPINI
  • ARTIKEL
Tajom.id
No Result
View All Result
  • NASIONAL
  • DAERAH
  • PEMERINTAHAN
  • PENDIDIKAN
  • HUKUM
  • EKONOMI
  • POLITIK
  • OLAHRAGA
  • PERISTIWA
  • OPINI
  • ARTIKEL
Home PEMERINTAHAN

Ratusan Anggota GRIB Jambi Gelar Aksi Damai, Kritik Keras Pemerintahan Al Haris

by Redaksi
2 bulan ago
in PEMERINTAHAN
0

TAJOM.ID, JAMBI — Ratusan anggota GRIB DPD Jambi menggelar aksi damai di depan Kantor Gubernur Jambi, Kamis (13/8/2026). Aksi tersebut menjadi momentum bagi massa untuk menyampaikan kritik terhadap arah pemerintahan Provinsi Jambi di bawah kepemimpinan Gubernur Jambi Al Haris.

Di tengah momentum menyambut Hari Kemerdekaan Republik Indonesia ke-81, massa aksi mempertanyakan makna kemerdekaan bagi masyarakat Jambi. Mereka menilai kemerdekaan tidak cukup dimaknai sebagai seremoni tahunan apabila masyarakat masih berhadapan dengan persoalan ketimpangan, kebijakan yang dinilai tidak berpihak kepada rakyat, serta dugaan kuatnya pengaruh kepentingan korporasi dan kelompok oligarki dalam pengelolaan pemerintahan.

Koordinator Lapangan, Adiansyah, dalam orasinya melontarkan kritik terhadap pemerintah daerah dan aparat penegak hukum.

“Rakyat Jambi belum merdeka dari kapitalisme, oligarki dan korporasi yang semakin merajalela. Gubernur Jambi diam dan bungkam. Kenapa Gubernur Jambi, Polda dan Kejaksaan diam? Kalau ada dugaan pelanggaran, jangan biarkan menjadi ruang gelap. Tangkap dan periksa siapa pun yang memang terbukti terlibat,” ujar Adiansyah.

Menurut massa, sejumlah persoalan yang terjadi di Jambi tidak boleh terus dianggap sebagai persoalan biasa. Mereka menilai pemerintah harus berani membuka ruang pemeriksaan, transparansi, serta pertanggungjawaban publik terhadap berbagai kebijakan dan proyek pembangunan yang menggunakan uang negara.

GRIB Jambi juga menyoroti kebijakan pembangunan selama hampir enam tahun pemerintahan Al Haris. Massa menilai pembangunan tidak boleh hanya diukur dari banyaknya proyek fisik yang berdiri, tetapi juga harus dilihat dari manfaatnya bagi masyarakat, kualitas pekerjaan, transparansi anggaran, serta pertanggungjawaban apabila terjadi persoalan dalam pelaksanaan proyek.

“Jangan jadikan pembangunan sebagai etalase kekuasaan. Uang rakyat harus kembali kepada rakyat. Kalau proyek bermasalah, bongkar. Kalau ada indikasi penyimpangan, periksa. Jangan rakyat hanya disuguhi bangunan sementara pertanyaan tentang anggaran dan kualitas pembangunan tidak pernah mendapatkan jawaban yang terang,” tegasnya.

Massa aksi juga menuding politik kekuasaan tidak boleh berubah menjadi instrumen untuk mengamankan kepentingan kelompok tertentu. Mereka mendesak agar pemerintah daerah tidak memberikan ruang bagi kepentingan korporasi maupun kelompok berpengaruh untuk mengalahkan kepentingan masyarakat.

GRIB Jambi bahkan menyebut kepemimpinan Al Haris sebagai salah satu kepemimpinan yang paling mengecewakan dalam sejarah pemerintahan Provinsi Jambi. Pernyataan tersebut menjadi salah satu bentuk kritik politik paling keras yang disampaikan massa dalam aksi tersebut.

Namun demikian, seluruh tudingan dan dugaan yang disampaikan massa aksi perlu dibuktikan melalui proses pemeriksaan serta mekanisme hukum yang transparan. GRIB Jambi menyatakan kritik tersebut merupakan bentuk kontrol sosial dan tuntutan agar penyelenggaraan pemerintahan dapat dipertanggungjawabkan secara terbuka kepada publik.

GRIB Jambi Siapkan Aksi Jilid II

Aksi tersebut, kata massa, bukan akhir dari gerakan. GRIB Jambi menyatakan akan kembali menggelar aksi dengan jumlah massa yang lebih besar.

“Kami akan kembali turun aksi dalam jilid kedua dengan massa berkali-kali lipat. Ini aspirasi masyarakat Jambi. Kalau suara rakyat terus diabaikan, kami akan kembali datang dengan kekuatan yang lebih besar. Kami akan mendesak pemerintah membuka semua persoalan yang selama ini menjadi pertanyaan masyarakat,” ujar Koordinator Lapangan.

GRIB Jambi menegaskan aksi berikutnya akan menjadi momentum untuk memperluas konsolidasi masyarakat dan kelompok-kelompok yang memiliki keresahan serupa terhadap kebijakan Pemerintah Provinsi Jambi.

Pesan utama yang dibawa massa sederhana tetapi keras: kemerdekaan tidak boleh hanya menjadi slogan setiap bulan Agustus. Pemerintahan harus berpihak kepada rakyat, anggaran harus transparan, pembangunan harus dapat dipertanggungjawabkan, dan hukum harus berlaku tanpa pandang bulu.

Di depan Kantor Gubernur Jambi, kritik itu akhirnya kembali dilemparkan kepada pemerintah: jika pemerintah merasa benar, buka data, buka kebijakan, dan buktikan kepada rakyat.

Tags: aksi damai GRIB Jambiaksi demonstrasi JambiGRIB JambiGubernur Jambi Al HarisPemerintah Provinsi Jambi
Share214Tweet134SendScan
Previous Post

TINDAK Gelar Aksi di Gedung KPK, Desak Panggil Al Haris Dugaan Korupsi DAK Pendidikan Jambi.

Next Post

Aktivitas Angkut BBM Diduga Berulang di Ruko Jalan Penerangan Jambi, Polisi Diminta Telusuri

Related Posts

No Content Available
Next Post

Aktivitas Angkut BBM Diduga Berulang di Ruko Jalan Penerangan Jambi, Polisi Diminta Telusuri

HUT KE-81 RI: Wawali Diza Tegaskan Momen Kemerdekaan Harus Jadi Motivasi ASN Tingkatkan Layanan Publik

Pimpin Upacara HUT ke-81 RI, Wali Kota Maulana Tekankan Kolaborasi dan Pembangunan Berkelanjutan

Tanam Pohon di Telaga Kajang Lako, Maulana Tekankan Komitmen Kurangi Banjir dan Hadirkan Ruang Hijau

Semarak HUT RI ke-81, Komunitas Fazzio & Filano Keliling Jambi dan Berbagi Kebahagiaan 

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

Selamat Hari Raya Idul Fitri 1447 H

https://tajom.id/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260323-WA0019.mp4

Arsip

Tajom.id

Copyright © 2025 Tajom.id

  • Beranda
  • Kode Etik
  • Redaksi
  • Pedoman
  • Tentang Kami
  • Perlindungan

Ikuti Kami

No Result
View All Result
  • NASIONAL
  • DAERAH
  • PEMERINTAHAN
  • PENDIDIKAN
  • HUKUM
  • EKONOMI
  • POLITIK
  • OLAHRAGA
  • PERISTIWA
  • OPINI
  • ARTIKEL

Copyright © 2025 Tajom.id