TAJOM.ID, KOTA JAMBI – Pemerintah Kota (Pemkot) Jambi melakukan langkah strategis dalam upaya memperkuat dunia pendidikan yang lebih inklusif melalui penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) atau Kesepakatan Bersama tentang Pelatihan Pendidikan Seksual Sehat dan Ramah Anak bagi guru PAUD, SD, dan SMP di Kota Jambi.
Penandatanganan dilakukan langsung oleh Wali Kota Jambi Dr. dr. H. Maulana, M.K.M., bersama Ketua Yayasan Bina Tunas Sejahtera dan Ketua Yayasan Tunas Global Sejahtera, Yudi Limardi, bertempat di Rumah Dinas Wali Kota Jambi, Selasa (26/05/2026).
Pada kesempatan tersebut, sebagai bentuk penguatan dari kerja sama itu, Pemerintah Kota Jambi melalui Dinas Pendidikan juga menindaklanjutinya dengan penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) bersama Karunia Global School Jambi tentang Pelatihan Pendidikan Seksual Sehat dan Ramah Anak bagi guru PAUD, SD, dan SMP di Kota Jambi.
PKS ditandatangani langsung oleh Kepala Dinas Pendidikan Kota Jambi Sugiyona bersama Direktur Karunia Global School, Yustanti Limardi.
Penandatanganan kerja sama ini dilakukan guna membantu pemerintah dalam memberikan wawasan dan pengetahuan mengenai pendidikan seksual sehat dan ramah anak di lingkungan Kota Jambi melalui pelatihan bagi para guru. Program tersebut diharapkan mampu memperkuat karakter peserta didik sesuai dengan dimensi profil lulusan.
Dalam keterangannya, Wali Kota Jambi Maulana menyampaikan bahwa kerja sama tersebut merupakan langkah strategis Pemerintah Kota Jambi dalam mencegah kekerasan seksual terhadap anak melalui penguatan edukasi kepada tenaga pendidik.
“Penandatanganan hari ini dalam konteks bersama-sama berjuang mencegah kekerasan seksual pada anak-anak,” ujar Maulana.
Ia menjelaskan, kerja sama tersebut bertujuan memberikan pendidikan dan edukasi terkait kesehatan reproduksi yang aman dan sehat, sekaligus membangun pemahaman kepada anak-anak agar mampu menjaga diri dari potensi kekerasan seksual.
“Kami melihat di Karunia Global School telah berjalan proses pelatihan yang sangat baik. Ada modul, standar, dan sistem edukasi yang mampu memberikan pemahaman terbaik kepada anak-anak dalam mencegah kekerasan seksual. Ilmu dan teknologi pelatihan yang ada di sana kami minta untuk dikembangkan ke seluruh sekolah di Kota Jambi,” jelasnya.
Menurut Maulana, implementasi program akan dilakukan secara bertahap melalui pelatihan kepada para guru, baik di sekolah negeri maupun swasta, agar seluruh tenaga pendidik memiliki pemahaman yang sama.
“Nantinya secara bertahap, Dinas Pendidikan bersama Karunia Global School akan memberikan pelatihan kepada seluruh guru kita, baik PAUD, SD, maupun SMP, sehingga memiliki pemahaman yang sama tentang bagaimana mendidik anak-anak menjalani pendidikan reproduksi seksual yang sehat, aman, dan mampu menjaga diri agar tidak menjadi korban kekerasan seksual,” tambahnya.
Wali Kota Jambi itu menegaskan, program tersebut sejalan dengan visi Kota Jambi Bahagia yang menempatkan perlindungan anak dan penguatan kualitas pendidikan sebagai prioritas pembangunan daerah.
Sementara itu, Ketua Yayasan Bina Tunas Sejahtera Jambi, Yudi Limardi, menyebut penandatanganan kerja sama tersebut sebagai momentum bersejarah bagi Karunia Global School.
“Ini adalah momentum dalam memajukan pendidikan di Kota Jambi. Seperti yang telah disampaikan Bapak Wali Kota, pendidikan seksual sejak usia dini perlu diterapkan agar perlindungan terhadap anak-anak didik kita semakin baik ke depannya,” ujar Yudi.
Ia menjelaskan, guru-guru Karunia Global School sebelumnya telah mengikuti pelatihan khusus terkait pendidikan seksual sehat dan ramah anak, serta memperoleh sertifikasi dari DIA Foundation.
“Dengan bekal pelatihan dan sertifikasi tersebut, para pendidik kami siap berbagi pengetahuan dan pengalaman kepada sekolah-sekolah negeri maupun swasta di Kota Jambi, sehingga pendidikan seksual sehat dan ramah anak dapat terus berkembang dan memberikan perlindungan maksimal bagi peserta didik,” katanya.
Yudi berharap kolaborasi tersebut menjadi langkah nyata dalam mendorong kemajuan dunia pendidikan di Kota Jambi.
“Dengan dukungan penuh dari Pemerintah Kota Jambi, kami optimistis dunia pendidikan di Kota Jambi akan semakin maju dan anak-anak kita mendapatkan perlindungan terbaik dalam lingkungan belajar yang aman dan sehat,” tutupnya.
Penandatanganan ini juga menjadi bentuk komitmen Pemerintah Kota Jambi dalam menciptakan lingkungan pendidikan yang aman, nyaman, dan ramah anak. Selain itu, langkah tersebut menunjukkan keseriusan pemerintah dalam membangun sistem pendidikan yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga kuat dalam perlindungan anak dan pembentukan karakter sebagai bagian dari mewujudkan generasi emas menuju masa depan Kota Jambi Bahagia.
Penandatanganan kerja sama tersebut turut disaksikan oleh Wakil Wali Kota Jambi Diza Hazra Aljosha, S.E., M.A., Bunda PAUD Kota Jambi Dr. dr. Hj. Nadiyah, Sp.OG., dan Ketua GOW Kota Jambi Marsha Lystia, S.E., B.Com. (*)
















