• Latest
  • All
  • Artikel
  • Politik
  • Pendidikan
  • Hukum

GMNI Desak Prabowo Subianto Keluar dari Board of Peace, Soroti Inkonsistensi AS–Israel di Tengah Konflik Iran

02/03/2026

Pelaksanaan Program Kampung Bahagia Tahap Pertama 2026 Resmi Dilaunching Wamendagri Bima Arya 

26/04/2026

Maulana Jemput Bola ke Kemenkeu, Dorong Pembiayaan Kreatif untuk Percepat Pembangunan Jambi

23/04/2026

KSN PMKRI 2026 Soroti Kerentanan Sistem Pangan Nasional

19/04/2026

Polresta Jambi Kembali Izinkan Truk Angkutan Batubara Melintas, LP3-NKRI Sebut Langgar Instruksi Gubernur

17/04/2026

Semarak Chinese Night 2026, Pertunjukan Seni Budaya Menuju HUT Kota Jambi Ke 80

17/04/2026

Lari Bareng Wamendagri, Maulana Bahas Proyek Strategis hingga Investasi PSEL Tanpa Bebani APBD

15/04/2026

Ketimpangan Antar wilayah Tebo Menguat, Pengamat Dorong Pemerataan APBD dan Investasi

14/04/2026

115 KK di Mendalo Darat Alami Krisis Air Bersih, Distribusi PDAM Terhenti 15 Hari

12/04/2026

Libatkan 500 Pramuka, Wali Kota Maulana Tanam Padi Gogo di Tengah Kota Jambi

12/04/2026

Maulana–Diza Dampingi Kemendagri Tinjau TPA Talang Gulo, Pemkot Jambi Siap Wujudkan PSEL

11/04/2026
Tajom.id
No Result
View All Result
  • NASIONAL
  • DAERAH
  • PEMERINTAHAN
  • PENDIDIKAN
  • HUKUM
  • EKONOMI
  • POLITIK
  • OLAHRAGA
  • PERISTIWA
  • OPINI
  • ARTIKEL
Tajom.id
No Result
View All Result
  • NASIONAL
  • DAERAH
  • PEMERINTAHAN
  • PENDIDIKAN
  • HUKUM
  • EKONOMI
  • POLITIK
  • OLAHRAGA
  • PERISTIWA
  • OPINI
  • ARTIKEL
Home Nasional

GMNI Desak Prabowo Subianto Keluar dari Board of Peace, Soroti Inkonsistensi AS–Israel di Tengah Konflik Iran

by Redaksi
2 bulan ago
in Nasional
0

TAJOM.ID, JAKARTA — Eskalasi konflik antara Amerika Serikat dan Israel dengan Iran memicu kekhawatiran global atas potensi meluasnya krisis geopolitik di Timur Tengah. Ketegangan yang berlarut tidak hanya mengancam stabilitas keamanan internasional, tetapi juga berisiko menekan perekonomian dunia melalui gangguan pasokan energi, lonjakan harga komoditas, serta meningkatnya ketidakpastian pasar.

Ketua Umum DPP GMNI, Sujahri Somar, mendesak Presiden Prabowo Subianto untuk merespons situasi tersebut dengan kebijakan yang realistis, terukur, dan berorientasi pada kepentingan nasional, baik dalam diplomasi maupun penguatan ketahanan ekonomi domestik.

Menurut Sujahri, Indonesia harus tetap konsisten pada prinsip politik luar negeri bebas aktif dan komitmen terhadap perdamaian dunia. Namun, dalam menghadapi konflik antar kekuatan besar, pendekatan yang diambil tidak cukup bersifat normatif atau simbolik, melainkan harus diarahkan pada efektivitas strategis.

“Komitmen terhadap perdamaian harus disertai pendekatan yang realistis. Dalam dinamika geopolitik yang kompleks, kebijakan luar negeri perlu didasarkan pada kepentingan nasional dan kalkulasi strategis yang jelas, agar setiap langkah Indonesia memiliki dampak dan relevansi,” ujarnya.

Ia menilai konflik antara Amerika Serikat, Israel, dan Iran berpotensi berkembang menjadi krisis berkepanjangan yang membawa efek berantai terhadap stabilitas global, terutama melalui tekanan pada sektor energi dan meningkatnya inflasi dunia.

“Kita harus membaca situasi secara objektif. Setiap eskalasi di Timur Tengah hampir selalu diikuti lonjakan harga energi dan tekanan inflasi global. Dampaknya akan langsung terasa pada daya beli masyarakat dan stabilitas ekonomi nasional,” lanjut Sujahri.

Karena itu, ia menekankan bahwa respons pemerintah tidak cukup hanya pada ranah diplomasi, tetapi juga harus diikuti langkah domestik yang antisipatif dan terintegrasi, mulai dari menjaga stabilitas pasokan dan harga energi, memperkuat ketahanan fiskal dan nilai tukar, mengendalikan inflasi, hingga menyiapkan perlindungan bagi masyarakat dan sektor usaha yang rentan.

“Dalam situasi global yang tidak pasti, kekuatan utama kita ada pada ketahanan ekonomi dalam negeri. Stabilitas harga, keamanan energi, dan perlindungan terhadap masyarakat harus menjadi bagian dari strategi nasional,” tegasnya.

Dalam kesempatan tersebut, GMNI juga mendesak Presiden Prabowo untuk meninjau kembali keterlibatannya dalam Board of Peace, mengingat adanya inkonsistensi serius antara tujuan forum tersebut dengan realitas politik global saat ini.

Menurut Sujahri, keanggotaan negara-negara yang terlibat langsung dalam operasi militer dan eskalasi konflik menimbulkan pertanyaan serius mengenai kredibilitas dan integritas lembaga tersebut sebagai forum perdamaian.

“Ketika negara-negara yang terlibat dalam eskalasi militer justru berada dalam satu forum yang mengusung agenda perdamaian, maka kredibilitas forum tersebut patut dipertanyakan. Indonesia tidak boleh terjebak dalam simbolisme perdamaian yang tidak sejalan dengan realitas di lapangan,” ujarnya.
Ia menegaskan bahwa konsistensi sikap merupakan bagian penting dari politik luar negeri yang bermartabat.

“Jika komitmen terhadap perdamaian ingin dijaga secara serius, maka keanggotaan dalam forum internasional juga harus mencerminkan prinsip tersebut. Indonesia perlu mempertimbangkan secara objektif apakah keterlibatan dalam Board of Peace masih relevan dan sejalan dengan kepentingan nasional serta posisi moral Indonesia di dunia,” tegas Sujahri.

GMNI menilai bahwa dalam konteks saat ini, kontribusi Indonesia sebaiknya difokuskan pada langkah konkret dan berdampak, antara lain:
1. Mendorong deeskalasi melalui mekanisme multilateral, khususnya di forum Perserikatan Bangsa-Bangsa
2. Memperkuat koordinasi dengan negara-negara berkembang dan Gerakan Non-Blok dalam menyerukan penghentian konflik
3. Menyiapkan langkah mitigasi nasional terhadap risiko kenaikan harga energi, inflasi, dan perlambatan ekonomi

“Indonesia harus tetap menjadi kekuatan moral bagi perdamaian dunia, tetapi pada saat yang sama harus cermat dan selektif dalam menentukan posisi. Kepemimpinan nasional hari ini dituntut mampu menyeimbangkan idealisme konstitusional dengan realisme geopolitik,” ujarnya.

Ia menegaskan bahwa setiap kebijakan harus berpijak pada kepentingan rakyat.

“Yang utama adalah memastikan stabilitas ekonomi, keamanan energi, dan ketahanan nasional tetap terjaga. Aktivitas diplomasi harus berujung pada perlindungan nyata bagi kepentingan bangsa, bukan sekadar kehadiran simbolik di forum internasional,” pungkasnya.

GMNI berharap pemerintah dapat mengambil langkah yang strategis, konsisten, dan berbasis kepentingan nasional, sehingga Indonesia tetap berkontribusi pada upaya perdamaian global sekaligus mampu menjaga stabilitas di tengah meningkatnya ketidakpastian dunia.

(AHP)

Tags: Board of PeaceDPP GMNIPrabowoPresiden RI
Share198Tweet124SendScan
Previous Post

Maulana- Diza Salurkan Belasan Ribu Bantuan Kepada Masyarakat dan Anak Yatim

Next Post

Kolaborasi Pemkot Jambi dan Baznas RI, Program Z Corner Resmi Diluncurkan di Taman Banjuran Budayo

Related Posts

GMNI: “Serakahnomics” Harus Diberantas, Ekonomi Harus Kembali ke Rakyat

by Redaksi
27/02/2026
0

TAJOM.ID, JAKARTA - Wakil Ketua Umum DPP Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI), Tulus Lumbantoruan, menyambut baik dan mendukung penuh pernyataan...

GMNI Desak KPK Usut August Mellaz dan 4 Komisioner KPU: Jet Pribadi Rp90 Miliar Indikasi Korupsi Terstruktur

by Redaksi
14/02/2026
0

TAJOM.ID, JAKARTA - Dewan Pimpinan Pusat Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (DPP GMNI) akan mengajukan laporan resmi kepada Komisi Pemberantasan Korupsi...

DPP GMNI Tolak RUU Disinformasi: Ancaman Serius Bagi Demokrasi dan Kebebasan Pers

by Redaksi
09/02/2026
0

TAJOM.ID, Jakarta – Dewan Pimpinan Pusat Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (DPP GMNI) menyatakan sikap tegas menolak Rancangan Undang-Undang (RUU) Disinformasi...

Next Post

Kolaborasi Pemkot Jambi dan Baznas RI, Program Z Corner Resmi Diluncurkan di Taman Banjuran Budayo

Ketua TP PKK Kota Jambi Nadiyah Resmi Lantik dan Kukuhkan TP PKK, Bunda PAUD, dan TP Posyandu Tingkat Kecamatan, Kelurahan

Dukung Berkembangnya Majelis Taklim, Pemkot Jambi Akan Bentuk Pengajian Bahagia Diseluruh Kecamatan

Bunda PAUD Kota Jambi Buka Kegiatan Manasik Zakat untuk Anak Usia Dini

Gerak Cepat Pemkot Jambi Hadir Berikan Bantuan Tanggap Darurat Bagi Korban Kebakaran

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

Selamat Hari Raya Idul Fitri 1447 H

https://tajom.id/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260323-WA0019.mp4

Arsip

Tajom.id

Copyright © 2025 Tajom.id

  • Beranda
  • Kode Etik
  • Redaksi
  • Pedoman
  • Tentang Kami
  • Perlindungan

Ikuti Kami

No Result
View All Result
  • NASIONAL
  • DAERAH
  • PEMERINTAHAN
  • PENDIDIKAN
  • HUKUM
  • EKONOMI
  • POLITIK
  • OLAHRAGA
  • PERISTIWA
  • OPINI
  • ARTIKEL

Copyright © 2025 Tajom.id