• Latest
  • All
  • Artikel
  • Politik
  • Pendidikan
  • Hukum

HIMSAK Kecam Gubernur Jambi: Jangan Sulap Bencana Menjadi Laporan Pencitraan di Hadapan Presiden

27/08/2026

Maraknya Pelangsiran di SPBU 24.361.13 Pal 10 Kota Jambi, APH Diminta tindak Tegas! 

10/10/2026

Peko Meninggal, Netizen Serukan Boikot Jamtos: Soroti Akun Resmi yang Dinilai Tak Berempati

06/10/2026

Siapa RT Paling Digital di Kota Jambi? Pendaftaran Kampung Digital Dibuka

06/10/2026

Maxim dan Dinas Pendidikan Jambi Hadirkan MAXIM QUIZ: ENGLISH BRAIN, Dorong Pelajar Siap Hadapi Dunia Global

03/10/2026

Rakerda di Bandung, Kapolresta Jambi Lepas Keberangkatan Rombongan PWI Kota Jambi

01/10/2026

TP PKK Kota Jambi Dorong Peran Ayah dalam Pencegahan Stunting

30/09/2026

Dugaan Penjebakan dan Penganiayaan oleh Oknum Polisi Dilaporkan ke Propam, Mabes Polri Propam Jambi Langsung Lakukan penyelidikan 

29/09/2026

Wawako Diza Tegaskan Komitmen Pemkot Jambi Perkuat Kerukunan Antarumat Beragama

01/10/2026

Jelang MTQ ke-55, Wawako Diza Cek Kesiapan Venue dan Masjid di Kota Jambi

01/10/2026

43 Santri Wisuda Tahfizh 30 Juz, Wali Kota Maulana Tegaskan Dukungan Pendidikan Keagamaan di Kota Jambi

01/10/2026
Tajom.id
No Result
View All Result
  • NASIONAL
  • DAERAH
  • PEMERINTAHAN
  • PENDIDIKAN
  • HUKUM
  • EKONOMI
  • POLITIK
  • OLAHRAGA
  • PERISTIWA
  • OPINI
  • ARTIKEL
Tajom.id
No Result
View All Result
  • NASIONAL
  • DAERAH
  • PEMERINTAHAN
  • PENDIDIKAN
  • HUKUM
  • EKONOMI
  • POLITIK
  • OLAHRAGA
  • PERISTIWA
  • OPINI
  • ARTIKEL
Home Opini

HIMSAK Kecam Gubernur Jambi: Jangan Sulap Bencana Menjadi Laporan Pencitraan di Hadapan Presiden

by Redaksi
27/08/2026
in Opini
0

Oleh : Abiem Anjaya

TAJOM.ID, JAMBI – Mata perih, dada sesak, dan jarak pandang yang makin pendek kini kembali menjadi rutinitas harian warga Kota Jambi. Bau sangit bekas kebakaran hutan dan lahan (karhutla) menusuk hingga ke dalam rumah.

Pemerintah Provinsi Jambi bahkan terpaksa meliburkan aktivitas sekolah tatap muka demi melindungi anak-anak dari ancaman bahaya ISPA. Namun, di tengah kondisi udara yang kian mengkhawatirkan dan kabut asap yang makin tebal, sebuah narasi yang bertolak belakang justru meluncur dari Gubernur Jambi, Al Haris.

Dalam rakor virtual bersama Presiden Prabowo Subianto, Al Haris melaporkan bahwa titik api di Jambi sudah padam dan “tidak ada lagi titik api”. Laporan yang terkesan manis di atas kertas ini sontak memicu kritik keras masyarakat. Bagaimana mungkin seorang kepala daerah mengklaim tidak ada lagi titik api, sementara warganya sendiri tersiksa menelan asap setiap hari?

Menyoroti Paradoks Laporan “Bebas Api”

Sebagai mahasiswa yang mengamati dinamika politik lokal, pernyataan Gubernur yang mengklaim lapangan sudah terkendali dan hanya menyisakan “asap-asap kecil” terasa sangat tidak berempati dengan realita publik. Jika memang tidak ada lagi titik api aktif, dari mana asal gumpalan asap pekat yang menyelimuti Kota Jambi dan sekitarnya? Baik itu berasal dari kebakaran gambut dalam yang masih membara di bawah permukaan maupun sisa pendinginan lahan terbakar, fakta dasarnya tidak berubah krisis asap belum selesai.

Mengagungkan argumen perihal beda terminologi antara hotspot (titik panas) dan firespot (titik api) hanya terkesan seperti retorika teknis untuk memperhalus keadaan di depan Presiden. Bagi warga Kota Jambi yang tidak bisa menghirup udara segar, debat istilah itu sama sekali tidak relevan. Yang dibutuhkan masyarakat adalah penyelesaian nyata, bukan laporan formalitas yang terkesan buru-buru ingin terlihat berprestasi atau sekadar memenuhi alur komunikasi “asal bapak senang” (ABS).

Dampak Nyata yang Diabaikan

Dampak dari karhutla dan kepulan asap

ini nyata dan masif:

Ancaman Kesehatan: Kasus ISPA terus meningkat, memukul kelompok rentan seperti balita dan lansia.

Kelumpuhan Pendidikan & Ekonomi: Sekolah harus diliburkan, mengganggu proses belajar anak-anak, sementara aktivitas ekonomi warga di luar ruangan menjadi terhambat.

Disparitas Informasi: Ada jurang pemisah yang lebar antara klaim pejabat di ruang ber AC dengan jerit dada sesak masyarakat di jalanan.

Hentikan Ilusi, Hadapi Realita

Kepada Gubernur Al Haris dan jajarannya, transparansi politik dan akuntabilitas adalah kunci utama dalam penanganan bencana publik. Mengakui bahwa kondisi lapangan masih berat dan membutuhkan penanganan ekstra termasuk bantuan helikopter water bombing serta modifikasi cuaca secara agresif jauh lebih terhormat ketimbang memberikan laporan yang membuai.

Jangan sampai langit Jambi terus tertutup asap hanya karena para pemimpinnya sibuk menutupi kenyataan. Pemimpin seharusnya berdiri paling depan menyuarakan kebenaran kondisi warganya, bukan sibuk mempercantik laporan saat rakyatnya sedang kesulitan bernapas.

Penulis Merupakan Ketua Himpunan Mahasiswa Alam Sakti Kerinci

Tags: HIMSAK
Share197Tweet123SendScan
Previous Post

Pemkot Jambi Dorong Generasi Muda Berwawasan Global melalui Jambore Pramuka Malaysia

Next Post

Kampung Bahagia Antar Kota Jambi Raih Penghargaan Inovasi Daerah di Pemimpin Daerah Awards 2026

Related Posts

No Content Available
Next Post

Kampung Bahagia Antar Kota Jambi Raih Penghargaan Inovasi Daerah di Pemimpin Daerah Awards 2026

Hadapi Kekeringan dan Karhutla, Pemkot Jambi Aktifkan Posko Komando serta Call Center Bahagia 112

Ikhtiar Bersama Hadapi Kekeringan, Pemkot Jambi Ajak Warga Shalat Istisqa

394 juta diblokir Mandiri sepihak, cenghua juga kehilangan 90 Juta

NGO KUBU Jambi Desak Polda Usut Dugaan Jaringan Penyelewengan Solar Subsidi di SPBU Perikanan

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

Selamat Hari Raya Idul Fitri 1447 H

https://tajom.id/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260323-WA0019.mp4

Arsip

Tajom.id

Copyright © 2025 Tajom.id

  • Beranda
  • Kode Etik
  • Redaksi
  • Pedoman
  • Tentang Kami
  • Perlindungan

Ikuti Kami

No Result
View All Result
  • NASIONAL
  • DAERAH
  • PEMERINTAHAN
  • PENDIDIKAN
  • HUKUM
  • EKONOMI
  • POLITIK
  • OLAHRAGA
  • PERISTIWA
  • OPINI
  • ARTIKEL

Copyright © 2025 Tajom.id