• Latest
  • All
  • Artikel
  • Politik
  • Pendidikan
  • Hukum

Tekan Aksi Geng Motor, Pemkot Jambi Siapkan Jam Malam dan Pembinaan di SPN

30/08/2026
Istimewa

Rendang RM. Cahaya Minang Jambi Sabet Juara 1 IKRA MSME Product Competition

18/10/2026

Wali Kota Jambi Maulana Matangkan Persiapan Smart City 2026, Kota Jambi Bersiap Sambut Delegasi Nasional

17/10/2026

Sambut 34 Mahasiswa Baru, IMH Jambi Perkuat Persaudaraan di Tanah Rantau

14/10/2026

Maraknya Pelangsiran di SPBU 24.361.13 Pal 10 Kota Jambi, APH Diminta tindak Tegas! 

10/10/2026

Peko Meninggal, Netizen Serukan Boikot Jamtos: Soroti Akun Resmi yang Dinilai Tak Berempati

06/10/2026

Siapa RT Paling Digital di Kota Jambi? Pendaftaran Kampung Digital Dibuka

06/10/2026

Maxim dan Dinas Pendidikan Jambi Hadirkan MAXIM QUIZ: ENGLISH BRAIN, Dorong Pelajar Siap Hadapi Dunia Global

03/10/2026

Rakerda di Bandung, Kapolresta Jambi Lepas Keberangkatan Rombongan PWI Kota Jambi

01/10/2026

TP PKK Kota Jambi Dorong Peran Ayah dalam Pencegahan Stunting

30/09/2026

Dugaan Penjebakan dan Penganiayaan oleh Oknum Polisi Dilaporkan ke Propam, Mabes Polri Propam Jambi Langsung Lakukan penyelidikan 

29/09/2026
Tajom.id
No Result
View All Result
  • NASIONAL
  • DAERAH
  • PEMERINTAHAN
  • PENDIDIKAN
  • HUKUM
  • EKONOMI
  • POLITIK
  • OLAHRAGA
  • PERISTIWA
  • OPINI
  • ARTIKEL
Tajom.id
No Result
View All Result
  • NASIONAL
  • DAERAH
  • PEMERINTAHAN
  • PENDIDIKAN
  • HUKUM
  • EKONOMI
  • POLITIK
  • OLAHRAGA
  • PERISTIWA
  • OPINI
  • ARTIKEL
Home Daerah

Tekan Aksi Geng Motor, Pemkot Jambi Siapkan Jam Malam dan Pembinaan di SPN

by Redaksi
30/08/2026
in Daerah
0

TAJOM.ID, KOTA JAMBI — Maraknya kembali aksi kelompok bermotor atau geng motor di Kota Jambi mendapat perhatian serius Pemerintah Kota (Pemkot) Jambi. Selain mendorong penegakan hukum oleh aparat kepolisian terhadap pelaku tindak pidana, Pemkot Jambi juga menyiapkan langkah preventif melalui pemberlakuan jam malam, peningkatan patroli di titik rawan, hingga pembinaan terhadap anak-anak yang terlibat karena sekadar ikut-ikutan.

Langkah tersebut menjadi perhatian Pemkot Jambi menyusul aksi kekerasan kelompok bermotor di kawasan Kompleks Pertokoan WTC Batanghari, Jalan Sultan Thaha, Kecamatan Pasar, Kota Jambi, Sabtu (15/8/2026). Peristiwa tersebut mengakibatkan seorang remaja berinisial MDH (16) meninggal dunia setelah sempat mendapatkan perawatan medis.

Wali Kota Jambi, Dr. dr. H. Maulana, M.K.M., mengatakan persoalan geng motor tidak cukup diselesaikan hanya melalui penindakan hukum. Menurutnya, diperlukan langkah terpadu yang menggabungkan pendekatan penegakan hukum, pencegahan, pengawasan, serta pembinaan terhadap anak dan remaja.

Hal tersebut disampaikan Maulana saat mendampingi Kapolresta Jambi, Kombes Pol. Ananto Herlambang, S.I.K., M.M., dalam konferensi pers pengungkapan kasus kekerasan dan pengeroyokan oleh kelompok bermotor yang disampaikan jajaran Polda Jambi dan Polresta Jambi di Mapolresta Jambi, Jumat (21/8/2026).

Maulana menjelaskan, Pemkot Jambi sebelumnya telah menginisiasi operasi gabungan dengan melibatkan Satpol PP, Dinas Perhubungan, TNI-Polri, serta sejumlah organisasi perangkat daerah (OPD) terkait.

“Langkah-langkah yang dilakukan Pemerintah Kota Jambi telah dilakukan, yaitu pembinaan di SPN Polda Jambi dan melakukan operasi gabungan di Kota Jambi,” ujar Maulana.

Menurutnya, Pemkot Jambi bersama aparat keamanan juga mulai memetakan waktu dan lokasi yang kerap menjadi titik aktivitas kelompok bermotor. Berdasarkan data intelijen Polresta Jambi, aksi kelompok tersebut cenderung terjadi pada waktu-waktu tertentu, terutama menjelang subuh.

“Geng motor ini kita lihat beraksinya di jam tertentu atau subuh, sehingga kita akan meningkatkan pengawasan pada jam rawan serta di titik rawan. Itu berdasarkan data intelijen Polresta Jambi,” jelasnya.

Dengan pemetaan tersebut, patroli ke depan akan dilakukan secara lebih terarah, tidak hanya secara sporadis, tetapi berdasarkan waktu dan lokasi yang dinilai memiliki potensi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat.

Maulana menegaskan, pemerintah tidak akan menyamaratakan seluruh anak yang terlibat dalam kelompok bermotor. Anak-anak yang hanya ikut-ikutan dan tidak terlibat dalam tindak pidana akan diarahkan untuk mendapatkan pembinaan.

Salah satu langkah yang disiapkan adalah kembali menerapkan pola pembinaan di Sekolah Polisi Negara (SPN) Polda Jambi.

“Untuk anak-anak yang ikut-ikutan dalam geng motor dan tidak ada proses pidananya, maka akan dilakukan pembinaan. Itu pernah dulu kita lakukan pembinaan anak geng motor di SPN Polda Jambi. Jika ada juga anak geng motor, kita akan melakukan hal yang sama,” katanya.

Namun demikian, Maulana menegaskan bahwa pembinaan bukan berarti menghapus proses hukum bagi anak yang terbukti melakukan tindak pidana.

“Pembinaan tidak boleh dimaknai sebagai jalan keluar bagi anak yang telah melakukan tindak pidana, karena sudah ada undang-undang yang mengatur,” tegasnya.

Ia menambahkan, pelaku yang terbukti melakukan tindak pidana harus mempertanggungjawabkan perbuatannya sesuai ketentuan hukum yang berlaku.

“Yang melakukan tindakan pidana maka harus dipertanggungjawabkan supaya ada efek jera, karena semua ada aturan yang berlaku,” ujarnya.

Pemkot Jambi juga memberikan apresiasi kepada jajaran Polda Jambi dan Polresta Jambi yang bergerak cepat dalam mengungkap kasus kekerasan tersebut.

“Kita lihat tim kepolisian dengan cepat mengungkap dan menangkap pelaku geng motor tersebut,” kata Maulana.

Menurutnya, aksi berandalan bermotor bukan hanya meresahkan masyarakat, tetapi juga menjadi ancaman serius terhadap keselamatan warga. Karena itu, upaya pencegahan harus dilakukan secara bersama-sama dengan melibatkan pemerintah, aparat keamanan, keluarga, lingkungan masyarakat, hingga lembaga pendidikan.

Sebagai langkah lanjutan, Pemkot Jambi akan menggelar rapat bersama Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kota Jambi pada Senin mendatang. Rapat tersebut akan membahas sejumlah langkah strategis, termasuk rencana penerbitan Surat Edaran terkait pembatasan aktivitas anak pada malam hingga dini hari.

“Senin nanti kami adakan rapat bersama Forkopimda Kota Jambi. Poin pentingnya adalah memohon dukungan TNI, Polri, tokoh agama, dan tokoh masyarakat untuk menerbitkan Surat Edaran jam malam bagi anak-anak,” ungkap Maulana.

Ia juga meminta penguatan pengawasan dan patroli secara berjenjang, mulai dari lingkungan keluarga, RT, kelurahan, hingga kecamatan.

“Kami juga meminta penguatan patroli rutin dari tingkat keluarga, lingkungan RT, kelurahan, hingga kecamatan,” tambahnya.

Maulana menegaskan, keamanan dan ketertiban merupakan modal penting bagi keberlangsungan pembangunan Kota Jambi. Kondisi yang aman dan kondusif akan mendukung aktivitas masyarakat sekaligus menjamin keberlanjutan pembangunan di berbagai sektor, mulai dari ekonomi, pendidikan hingga pelayanan publik.

Karena itu, ia mengimbau para orang tua untuk meningkatkan pengawasan terhadap aktivitas anak, terutama pada malam hingga dini hari. Masyarakat juga diharapkan berperan aktif menjaga lingkungan dan segera melaporkan apabila menemukan potensi gangguan keamanan.

Sementara itu, Kapolresta Jambi Kombes Pol. Ananto Herlambang menegaskan komitmen kepolisian untuk menindak tegas setiap pelaku tindak pidana kekerasan tanpa tebang pilih.

“Kami berkomitmen untuk menindak tegas seluruh pelaku tindak pidana kekerasan tanpa tebang pilih guna memastikan keamanan dan ketertiban masyarakat di Kota Jambi tetap kondusif,” tegas Ananto.

Ia mengimbau masyarakat agar tidak melakukan aksi main hakim sendiri dan menyerahkan sepenuhnya proses penanganan perkara kepada aparat penegak hukum.

“Kami mengimbau seluruh masyarakat untuk tidak melakukan aksi main hakim sendiri, hindari perbuatan yang memicu konflik kelompok, dan segera laporkan setiap potensi gangguan kamtibmas ke pihak kepolisian,” tambahnya.

Untuk mempercepat penanganan laporan masyarakat, Pemkot Jambi juga mengingatkan warga agar memanfaatkan layanan panggilan darurat. Masyarakat dapat menghubungi Call Center 110 Kepolisian untuk laporan terkait keamanan dan ketertiban, serta layanan 112 yang terhubung dengan Jambi City Operation Center (JCOC) Kota Jambi untuk berbagai kondisi darurat.

Pemkot Jambi menegaskan, pemberantasan aksi geng motor membutuhkan kerja bersama. Penindakan terhadap pelaku, pembinaan terhadap anak yang masih dapat diarahkan, pengawasan orang tua, serta kepedulian masyarakat menjadi bagian penting dalam menciptakan Kota Jambi yang aman, nyaman, dan kondusif. (*)

Tags: Geng MotorKota Jambi BahagiaWali Kota Jambi
Share197Tweet123SendScan
Previous Post

Jilid 8, Tujuh Tuntutan GMNI ke DPRD Jambi Belum Tuntas Proses Kode Etik Tak Jelas

Next Post

Evaluasi Adipura Jadi Momentum, Wali Kota Jambi Rombak Sistem Pengelolaan Sampah

Related Posts

Siapa RT Paling Digital di Kota Jambi? Pendaftaran Kampung Digital Dibuka

by Redaksi
2 minggu ago
0

TAJOM.ID, KOTA JAMBI – Pemerintah Kota (Pemkot) Jambi melalui Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kota Jambi menggelar Sosialisasi Kampung Digital,...

Jelang MTQ ke-55, Wawako Diza Cek Kesiapan Venue dan Masjid di Kota Jambi

by Redaksi
3 minggu ago
0

TAJOM.ID, KOTA JAMBI — Pemerintah Kota Jambi terus mematangkan persiapan sebagai tuan rumah Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) ke-55 Tingkat Provinsi...

43 Santri Wisuda Tahfizh 30 Juz, Wali Kota Maulana Tegaskan Dukungan Pendidikan Keagamaan di Kota Jambi

by Redaksi
4 minggu ago
0

TAJOM.ID, KOTA JAMBI — Pemerintah Kota (Pemkot) Jambi terus memperkuat komitmen dalam mendukung tumbuh dan berkembangnya pendidikan keagamaan sebagai bagian...

Next Post

Evaluasi Adipura Jadi Momentum, Wali Kota Jambi Rombak Sistem Pengelolaan Sampah

Wawako Diza Sambangi Mantan Atlet Tinju, Salurkan Bantuan Kursi Roda

Maulana Apresiasi Kolaborasi Tirta Mayang dan BTN Tingkatkan Pelayanan Masyarakat

Wali Kota Jambi Letakkan Batu Pertama Masjid Baitunnadiyah di Eks Lokalisasi Payo Sigadung

HUT ke-18 RSIA Annisa, Maulana Dorong Peningkatan Layanan dan Perluas Pasar Kesehatan

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

Selamat Hari Raya Idul Fitri 1447 H

https://tajom.id/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260323-WA0019.mp4

Arsip

Tajom.id

Copyright © 2025 Tajom.id

  • Beranda
  • Kode Etik
  • Redaksi
  • Pedoman
  • Tentang Kami
  • Perlindungan

Ikuti Kami

No Result
View All Result
  • NASIONAL
  • DAERAH
  • PEMERINTAHAN
  • PENDIDIKAN
  • HUKUM
  • EKONOMI
  • POLITIK
  • OLAHRAGA
  • PERISTIWA
  • OPINI
  • ARTIKEL

Copyright © 2025 Tajom.id