TAJOM.ID, JAMBI – Aliansi Mahasiswa dan Masyarakat Jambi kembali menggelar aksi demonstrasi di depan Gedung DPRD Provinsi Jambi. Aksi ini merupakan kali ketiga dilakukan, setelah dua aksi sebelumnya dinilai belum mendapat tanggapan serius dari pihak DPRD. Kegiatan ini dilakukan di depan kantor DPRD Provinsi Jambi, Rabu (17/9/2025)
Ratusan massa menilai DPRD sebagai lembaga perwakilan rakyat harus lebih serius memperjuangkan kepentingan masyarakat, bukan hanya kepentingan politik. Dalam orasinya, perwakilan aliansi menegaskan komitmen mereka untuk terus mengawal kebijakan pemerintah daerah maupun pusat agar tidak merugikan rakyat kecil.
“Kami hadir di sini bukan sekedar menyuarakan keresahan mahasiswa, tapi juga suara masyarakat yang terdampak langsung. DPRD harus mendengar dan segera mengambil langkah nyata,” ujar salah satu Mahasiswa.
Aksi berlangsung dengan pengawalan ketat aparat kepolisian. Massa kemudian diterima oleh sejumlah anggota DPRD di depan gedung untuk melakukan audiensi dan menyampaikan 20 tuntutan yang dinilai harus segera direalisasikan.
Ketua DPRD Provinsi Jambi menyatakan akan segera mengadakan rapat bersama anggota DPRD terkait tuntutan tersebut, sekaligus melibatkan perwakilan mahasiswa dan masyarakat.
“Saya siap mengundurkan diri jika dalam 2 kali 7 hari tuntutan tersebut tidak terealisasi,” tegas Ketua DPRD Provinsi Jambi.
Aksi pembekuan ini berakhir damai tanpa adanya bentrokan antara massa aksi dan aparat kepolisian. (JCS)




















