• Latest
  • All
  • Artikel
  • Politik
  • Pendidikan
  • Hukum

Islamic Center Jambi: Ketika Simbol Kesalehan Dipermainkan Oleh Tangan Kotor

12/06/2025

PANRB Rilis Nilai RB 2025, Kota Jambi Tertinggi di Provinsi Jambi

19/05/2026

Wali Kota Maulana Serahkan Rp102 Juta Bantuan untuk Korban Kebakaran dan Musibah di Kota Jambi

19/05/2026

Wali Kota Maulana Tutup TPS Pinggir Jalan di Kota Jambi, OPBM Jadi Solusi Jemput Sampah dari Rumah

16/05/2026

IHCS Jambi Soroti FPKM 20 Persen di Perkebunan Sawit: Sudah Berkeadilan atau Sekadar Formalitas

16/05/2026

Wawako Diza Lepas 288 Jamaah Calon Haji Kloter 20 Kota Jambi ke Tanah Suci

15/05/2026

Touring Ngasab Keliling Jambi, Padukan Performa Unggulan Honda PCX dan Gaya Hidup Sehat Lewat Padel

11/05/2026

Wali Kota Jambi Maulana Lepas Satgas Tanggap Bahagia, Pelanggar Perda Sampah dan PKL Akan Ditindak

11/05/2026

Debat Perdana Munas XVIII HIPMI, Wali Kota Maulana : Penting Guna Membangun Karakter Pengusaha Muda Kota Jambi

11/05/2026

Wawako Diza Sambut Hangat Para Calon Ketua Umum BPP HIPMI

11/05/2026

Danrem 042/Gapu Silaturahmi ke Kantor Bupati Kerinci, Perkuat Sinergi Program Strategis dan Stabilitas Wilayah

11/05/2026
Tajom.id
No Result
View All Result
  • NASIONAL
  • DAERAH
  • PEMERINTAHAN
  • PENDIDIKAN
  • HUKUM
  • EKONOMI
  • POLITIK
  • OLAHRAGA
  • PERISTIWA
  • OPINI
  • ARTIKEL
Tajom.id
No Result
View All Result
  • NASIONAL
  • DAERAH
  • PEMERINTAHAN
  • PENDIDIKAN
  • HUKUM
  • EKONOMI
  • POLITIK
  • OLAHRAGA
  • PERISTIWA
  • OPINI
  • ARTIKEL
Home Opini

Islamic Center Jambi: Ketika Simbol Kesalehan Dipermainkan Oleh Tangan Kotor

by Redaksi
12/06/2025
in Opini
0

TAJOM.ID – Pembangunan Islamic Center Jambi semestinya menjadi simbol spiritual dan kemajuan peradaban Islam di tanah Melayu. Namun, di balik dinding-dinding megah yang belum rampung sempurna itu, terselip aroma busuk praktik korupsi yang mulai terendus publik. Sebuah proyek yang dibangun atas nama agama, ternyata justru menunjukkan betapa agama bisa diperalat untuk membungkus kepentingan kotor oknum-oknum yang serakah.

 

Proyek ini bukanlah proyek kecil. Ia dibangun dengan anggaran miliaran rupiah dari APBD—uang rakyat—yang seharusnya digunakan secara efisien dan amanah. Namun apa yang terjadi di lapangan sungguh mencederai akal sehat: kualitas konstruksi yang buruk, retakan pada bangunan, material yang tidak sesuai spesifikasi, hingga keterlambatan yang tidak masuk akal. Fakta-fakta ini membuat publik bertanya: ke mana larinya uang itu?

Jika benar ada penyelewengan, maka ini adalah bentuk pengkhianatan terhadap kepercayaan umat. Korupsi dalam proyek rumah ibadah bukan hanya pelanggaran hukum, tapi juga kejahatan moral dan spiritual. Pelakunya bukan hanya mencuri uang rakyat, tapi juga mencederai kesucian tempat yang seharusnya menjadi pusat dakwah dan pendidikan Islam.

Ironisnya, proyek ini dibungkus dengan narasi “syiar Islam” dan “kebanggaan daerah”. Retorika religius digunakan untuk meredam kritik publik, sementara para pelaku mungkin sedang sibuk menghitung laba haram di balik layar. Inilah wajah korupsi yang paling menjijikkan: menjual agama demi proyek mercusuar, demi pencitraan politik, demi keuntungan pribadi.

Kita harus berhenti memaklumi korupsi berjubah religius. Ini bukan sekadar “proyek gagal” atau “mismanajemen anggaran”. Ini adalah bentuk kemunafikan struktural yang menggunakan simbol-simbol kesucian untuk memuluskan kejahatan. Proyek Islamic Center Jambi adalah contoh nyata bagaimana nilai-nilai agama dirusak oleh kerakusan birokrasi.

Sudah saatnya audit investigatif dilakukan secara menyeluruh, bukan hanya formalitas administratif. Jika terbukti ada indikasi korupsi, para pelaku—dari level kontraktor hingga pejabat pengambil kebijakan—harus diproses hukum tanpa pandang bulu. Jangan beri ruang sedikit pun bagi mereka yang mencoreng nama Islam demi memperkaya diri.

Jambi, dan Indonesia, tidak butuh monumen megah yang dibangun dengan uang haram. Kita butuh kejujuran, keteladanan, dan pembangunan yang berangkat dari integritas. Jika Islamic Center ingin menjadi pusat peradaban Islam, maka fondasinya harus dibangun di atas keadilan, bukan dusta.

Oleh : Muhammad Munip Sunarja, Mahasiswa Fakultas Hukum, Universitas Jambi

Tags: Fakultas Hukum Universitas JambiJambi Islamic CenterMahasiswa Universitas JambiOpini Mahasiswa
Share198Tweet124SendScan
Previous Post

Bangga, Walikota Maulana Berhasil Bawa Kota Jambi Menjadi Percontohan MIL Cities Pilot UNESCO

Next Post

PTPN IV PalmCo Raih PROPER Biru untuk 61 Unit Kebun dan PKS, Tegaskan Komitmen pada Lingkungan Berkelanjutan

Related Posts

Paradoks “Angka Keramat” 5 Persen: Menguji Daya Tahan Kelas Menengah di Tengah Transformasi Ekonomi 2025

by Redaksi
18/12/2025
0

Oleh : Ima Siti Fatimah TAJOM.ID, JAKARTA – Ekonomi Indonesia menutup tahun 2025 dengan sebuah catatan stabilitas yang unik. Di...

100 Hari Kepemimpinan Al Haris, HMI Korkom Unbari: Bukan Jambi Mantap, Tapi Jambi Gelap

by Redaksi
13/06/2025
0

TAJOM.ID, JAMBI - 20 Februari 2025 lalu Presiden RI Prabowo Subianto resmi melantik seluruh kepala daerah se-Indonesia yang telah ditetapkan...

RPJMD Sarolangun 2025–2029: Antara Visi MAJU dan Realitas Tantangan Pembangunan

by Redaksi
11/06/2025
0

TAJOM.ID  - Penyusunan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kabupaten Sarolangun untuk periode 2025–2029 menjadi tonggak penting di awal kepemimpinan...

Next Post

PTPN IV PalmCo Raih PROPER Biru untuk 61 Unit Kebun dan PKS, Tegaskan Komitmen pada Lingkungan Berkelanjutan

Sambut Hari Bhayangkara ke-79, RS Bhayangkara Jambi Gelar Operasi Katarak Gratis bagi Warga Kurang Mampu

RS Bhayangkara dan Bid Dokkes Polda Jambi Selenggarakan Layanan Kesehatan Gratis bagi 1.600 Pengemudi Ojek Online

Mengenal Kutil: Penyebab, Jenis, dan Penanganannya

Buah-Buahan untuk Kulit Sehat: Rahasia Alami dari Alam

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

Selamat Hari Raya Idul Fitri 1447 H

https://tajom.id/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260323-WA0019.mp4

Arsip

Tajom.id

Copyright © 2025 Tajom.id

  • Beranda
  • Kode Etik
  • Redaksi
  • Pedoman
  • Tentang Kami
  • Perlindungan

Ikuti Kami

No Result
View All Result
  • NASIONAL
  • DAERAH
  • PEMERINTAHAN
  • PENDIDIKAN
  • HUKUM
  • EKONOMI
  • POLITIK
  • OLAHRAGA
  • PERISTIWA
  • OPINI
  • ARTIKEL

Copyright © 2025 Tajom.id